Operasi Pekat Gatarin Polda NTB Berhasil Tangkap Judi Beromset 40 Juta Perhari

barang buki
barang buki

tribratanewsntb.com – Mataram Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) saat ini sedang digiatkan oleh Polda NTB yang dimulai dari tanggal 1 Mei kemarin hingga 16 mei 2016 ini berhasil mengungkap tindak pidana perjudian dengan jenis judi togel degan omset perharinya hingga 40 juta rupiah.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB Subdit III tanggal 2 mei sekitar pukul 18.00 wita dengan TKP Dusun Kali Baru, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa Besar yang adalah rumah pelaku AK yang berusia 36 tahun menggerebek pelaku dan ditemukan sedang melakukan transaksi.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra. Tri Budi Pangastuti menuturkan kepada media saat press reles kemarin senin (9/4) diruang wartawan bahwa sebelum melakukan penggerebekan dilakukan, memang telah menghimpun informasi yang masuk bahwa pelaku yang adalah bandar ini sedang melakukan sebuah transaksi dirumahnya.

“Proses penangkapan, atas informasi yang masuk ke Direktorat Reserse pada Subdit III dimana pada saat yang bersamaan kita sedang melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) kemudian ditindaklanjuti dan diperoleh tersangka sedang melakukan penjualan nomor dirumahnya” ungkap Tri Budi.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, berdasarkan pengakuan dari pelaku bahwa omset yang ia dapat berkisar 4 juta rupiah, tak mau percaya begitu saja dari pengakuan sang pelaku, penyidik melakukan pemeriksaan lebih dalam lagi, ternyata omset yang peroleh si pelaku berkisar hingga 40 juta rupiah.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, omset perhari 4 juta, namun penyidik melakukan pemeriksaan lebih lanjut, hasilnya cukup besar yakni 40 juta perhari” tambah Kabid Humas.

Dengan modus operandi yang dilakukan oleh pelaku yakni dengan menjual kupon putih melalui HP, kemudian saat dilakukan penggerebekan dari tangan pelaku petugas berhasil menyita beberapa barang bukti diantaranya berupa 4 buah HP, 1 unit Calculator dan 2 buah Buku Rekening milik pelaku.

“Yang bersangkutan merupakan bandar dan diancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara” imbuhnya.

Kini pelaku masih dalam proses penyidikan dan barang bukti yang berhasil disita telah amankan di Mapolda NTB.

“Berkasnya sudah selesai tinggal dikirim ke kejaksaan untuk proses lebih lanjutnya” terangnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close