Nyaris Tewas Diamuk Massa, Pelaku curanmor Diamankan Polisi

Curanmor Bima

SUMBAWA BESAR, (09/05/2016) Wajah Kam (30) sudah sulit dikenali. Pria yang tinggal di Desa Tente Kabupaten Bima ini nyaris tewas setelah tertangkap basah hendak membawa kabur sepeda motor milik warga di wilayah Dusun Sering, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwis, Sumbawa, Sabtu (7/5) tadi malam. Tersangka ini babak belur dihajar massa. Beruntung jiwanya berhasil diselamatkan aparat desa setempat. Dengan wajah bonyok dan berlumuran darah, tersangka curanmor tersebut dievakuasi Tim  Buser yang kebetulan melaksanakan patroli rutin.

Curanmor Bima 1Kasus ini bermula ketika korban Jamaluddin warga Kelurahan Seketeng datang ke rumah keluarganya, Bambang di Dusun Sering, Desa Kerato, untuk memperbaiki atap rumah. Korban memarkir Yamaha Vixion di depan rumah atau di tepi jalan—Simpang Sering. Saat menjelang isya, Bambang keluar bermaksud mencuci tangan di kran karena hendak makan malam bersama korban. Bambang pun curiga melihat lampu belakang motor korban bernopol EA 5223 AF menyala, dan ada seseorang yang menungganginya. Saksi langsung bergegas menghampiri lalu memegang tangan orang yang ternyata tersangka curanmor. Dengan gelagapan, tersangka mengaku hendak mencari alamat seseorang. Tapi ketika didesak, tersangka langsung menghajar saksi seraya berusaha melepaskan diri dari pegangan saksi. Bahkan tersangka nyaris membacok saksi menggunakan kunci T yang ujungnya sangat tajam. Beruntung orang tua saksi, A Wahid Syur yang melihat kejadian itu berlari menepis bacokan itu menggunakan kakinya. Akibatnya Wahid menderita luka gores di bagian kakinya. Melihat orang berdatangan, tersangka kabur ke tanjakan arah kuburan umum Sering. Korban dan ayahnya berusaha mengejar sambil berteriak membuat warga berhamburan keluar rumah. Tersangka kian panik lalu menabrak dua orang anak remaja di depannya. Tersangka pun terjungkal. Seperti dikomando warga menghakiminya. “Kemarin malam ada warga tidak jauh dari TKP ini yang kehilangan motor. Kami duga pelakunya orang yang sama,” kata salah seorang warga.

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo mengatakan tersangka curanmor yang dihajar massa ini diindikasikan sindikat. Saat ini pihaknya masih memburu pelaku curanmor lainnya sebab dari pengakuan tersangka bahwa dia beraksi tidak seorang diri. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close