Provost Buru Oknum Polisi Tersangka Ilegal Logging

 
Wakapolres Yuyan

Jajaran kepolisian Polres Sumbawa telah memerintahkan Tim Buser dan Provost untuk mencari keberadaan SUP—oknum polisi tersangka kasus illegal logging yang kabur saat hendak diserahkan ke Kejaksaan Negeri Sumbawa, Senin (2/5) kemarin.

Selasa (3/5) Wakapolres Sumbawa, Kompol Yuyan Priatmaja SIK  mengakui hal itu. Saat menerima informasi dan permintaan bantuan dari pihak kejaksaan, pihaknya langsung bergerak. Kediaman tersangka sudah didatangi dan beberapa tempat lainnya, namun tidak membuahkan hasil. Bahkan nomor handphone oknum polisi tersebut sudah tidak aktif. Namun Kompol Yuyan, merasa yakin jika oknum anggotanya tersebut masih berada di dalam wilayah Sumbawa.

Sebenarnya diakui Kompol Yuyan, tugas polisi sudah selesai. Ketika pihak kejaksaan dan PPNS Kehutanan berkoordinasi dengan pihaknya agar membawa tersangka, sudah dipenuhi. Saat itu tersangka yang sebelumnya tidak ditahan dalam kasus illegal logging, diantar ke kejaksaan menyusul berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21). SUP diantar dengan dikawal anggota provost. “Kami sudah mengantarkan anggota itu ke kejaksaan, selanjutnya itu kewenangan kejaksaan dan PPNS kehutanan,” ujarnya.

Terkait kaburnya SUP, Wakapolres Sumbawa menyatakan itu tindakan pribadi. Dengan perbuatannya itu bisa menjadi pertimbangan dari pihak kejaksaan dalam memperlakukan oknum anggota tersebut jika berhasil ditangkap. Selain menjalani proses hokum, lanjutnya, SUP juga akan diproses tindakan disiplin. Ini akan dilakukan setelah adanya putusan hukum terhadap SUP yang bersifat mengikat.

Seperti diberitakan, SUP ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus illegal logging saat TNI dari Makodim Sumbawa menggelar operasi di kawasan Hutan Gili Ngara RTK 79 wilayah Desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir. SUP dijadikan tersangka bersama lima sopir truk yang mengangkut kayu illegal. Dalam menjalani proses hokum, SUP tidak ditahan, sedangkan kelima sopir mendekam di balik jeruji besi. Namun ketika para tersangka ini dilimpahkan ke kejaksaan, SUP meminta ijin untuk ganti baju karena saat itu masih mengenakan seragam polisi lengkap. Setelah diijinkan, SUP tidak kembali dan menghilang. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close