Bawa Senpi dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

14 Mei, 2016
109 Views
ilustrasi

ilustrasi

tribratanewsntb.com Lombok Barat – Dua pria bersenjata api dan membawa sajam diamankan tim Opsnal Reskrim Polres Lobar, Selasa (26/4) sekitar pukul 18.30 lalu di jalan raya Dusun Temeran Temobowong Desa Sekotong Barat. Dua pria inisial HA (40) dan MA (32) ini diduga pelaku yang melakukan sejumlah aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) di beberapa daerah di Lobar, khususnya di kecamatan Sekotong dan Lembar. Kini keduanya mendekam ditahanan Mapolres, mereka terancam dijerat UU Darurat dengan hukuman penjara 10-20 tahun.

Hal ini dikatakan Kapolres Lobar melalui Kasatreskrim, AKP Joko Tamtomo dalam jumpa persnya di Mapolres Kamis (28/4) . “Dua pria diamankan karena kedapatan membawa senjata api dan Sajam di daerah Sekotong Barat. Mereka ini diduga pelaku Curas,”kata Joko Tamtomo kepada wartawan kemarin.

Dikatakan, penangkapan keduanya berawal dari hasil penyelidikan dan pengintian aparat berdasarkan kejadian kejahatan beberapa waktu terakhir di daerah Sekotong dan Lembar. Dari beberapa kejadian tersebut, Tim Opsnal reskrim mengidentifikasi sejumlah pelaku yang diduga terlibat. Berbekal informasi itulah, tim Opsnal melakukan pengintaian terhadap terduga pelaku Curas. Aparat mengintai pergerakan pelaku, mulai dari rumahnya. Enam orang tim Opsnal yang diturunkan menunggu pelaku keluar dari rumahnya, lantaran jika dilakukan penangkapan di rumahnya dikhawatirkan terjadi perlawanan.

Aparat pun menunggu para pelaku keluar rumah, barulah tim menyergap. Persis di jalan raya, dua pelaku yang berboncengan langsung dicegat oleh anggota. Anggota menabrak pelaku, hingga pelaku terjatuh. Saat terhatuh, anggota berupaya menggeledah pelaku. Saat kondisi terjatuhpun, para pelaku hendak mengambil senjata api dan Sajam untuk melawan anggota. Namun untugnya, karena jumlah anggota lebih banyak para pelaku pun bisa diringkus. “Kami sudah wanti-wanti, jangan sampai penangkapan dirumahnya dikhawatirkan terjadi perlawanan dan jatuh korban,”ujar Joko.

Aparat pun berhasil meringkus dua pelaku masing-masing HA asal Madak Beleq Desa Cendimanik dan MA asal Desa Kedaro. Selain mengamankan pelaku, aparat juga menemukan satu pucuk senjata api jenis Revolfer. Senpi ini menyerupai milik organik Polri dengan nomor sepri yang menempel di senjata 14Q45834. Senpi ini diamankan dari tangan HA. Selain senpi, polisi menemukan dua butir peluru. Sedangkan dari tangan MA, aparat mengamankan satu bilah senjata tajam jenis golok, pisau tajam dan kendaran Vixon yang dikendarai pelaku.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa membuktikan keterlibatan pelaku dalam aksi Curas. Namun, pihaknya akan melakukan pendalaman dengan mengorek keterangan dari para pelaku. Pihaknya hanya menjatuhkan ancaman UU Darurat nomor 12 tahun 1951 atas kepemilikan Senpi dan Sajam. Terkait kepemilhan Senpi ini sendiri, pihaknya akan melakukan pendalaman dari mana pelaku memperoleh senpi tersebut. Ia curiga, bahwa senpi ini milik aparat lantaran jenisnya sama dengan senpi aparat jenis lama. Pihaknya akan mendalami senpi tersebut dengan berkoordinasi dengan Polda, apakah ada anggota yang kehilangan senpi. Selain itu, pihaknya akan melacak melalui nomor seri senpi, sebab jika ditemukan nomor seri pada senpi maka tentu itu produksi pabrikan. ƬSementara ini pelaku mengaku pinjam dari orang yang tidak dikenal,Ʈjelasnya.

Atas kepemilikan Senpi dan Sajam ini, mereka terancam diganjar hukuman penjara 10 tahun bagi pemiliki Sajam sedangkan yang memiliki senpi diancam hukuman 20 tahun penjara. Menurutnya, bukan tidak mungkin ada penetapan tersangka lain jika pemilik senpi asli ditangkap. Pihaknya akan melacak keberadan pemilik senpi, keberadaannya saat ini berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Diduga senpi dipinjamkan dari satu pelaku ke pelaku lain. (azi)

You may be interested

Polwan Hibur Anak-anak Korban Banjir di Lombok Timur
Binkam
shares3 views
Binkam
shares3 views

Polwan Hibur Anak-anak Korban Banjir di Lombok Timur

adminpolda 2 - Nov 21, 2017

[caption id="attachment_43436" align="alignnone" width="960"] polwan hibur anak-anak korban banjir di lotim[/caption] Mataram - Satuan Lalulintas Polda NTB menurunkan Polisi Wanita…

Tidak Ingin Generasi Muda Dirusak Narkoba, Desa Jagaraga undang BNN Prov. NTB
Binkam
shares9 views
Binkam
shares9 views

Tidak Ingin Generasi Muda Dirusak Narkoba, Desa Jagaraga undang BNN Prov. NTB

Polres Lobar - Nov 21, 2017

Kuripan - Maraknya peredaran narkoba di Indonesia Khususnya di Nusa Tenggagara Barat, Aparat Desa Jagaraga dan Karang Taruna "Taruna Jaya"…

Polisi Kini Terlibat Langsung Mengawasi Dana Desa
Binkam
shares7 views
Binkam
shares7 views

Polisi Kini Terlibat Langsung Mengawasi Dana Desa

adminpolda 2 - Nov 21, 2017

[caption id="attachment_41973" align="alignnone" width="600"] Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Anom Wibowo saat memberikan arahan[/caption] Mataram - Penyerapan anggaran desa…

Leave a Comment

Your email address will not be published.