Polres Lotim Raih Juara Satu NTB dan Juara Empat Nasional Operasi Berantas Sindikat Narkoba

Ilustrasi
Ilustrasi

tribratanewsntb.com SelongSebagai wujud perang melawan narkoba, aparat kepolisian Polres Lotim melalui Satuan Reserce Narkoba (Satnarkoba) melakukan razia besar-besaran terhadap sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat dilakukannya transaksi jual beli narkoba. Dengan penuh kesungguhan serta i’tikad yang baik dalam memberantas narkoba dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa. Polres Lotim bersama semua jajaran aktif melakukan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba seiring dengan dibekuknya sejumlah pengedar, pemakai serta sejumlah barang bukti (BB) dari hasil transaksi barang haram tersebut. Dilihat dari keberhasilan itu, Polres Lotim dinobatkan sebagai juara 1 tingkat provinsi NTB dan juara 4 nasional sebagai institusi Polri yang berhasil mempersempit  ruang gerak jaringan dan peredaran narkoba di wilayah kerjanya.

Dikonfirmasi di Mapolres Lotim, Selasa (26/4), Kapolres Lotim, AKBP. Karsiman, SIK, MM melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu. Mochammad Efendi mengatakan jika keberhasilan yang diraih oleh Polres Lotim yakni mendapatkan peringkat 1 di NTB dan peringkat 4 nasional dalam memberantas sindikat narkoba, merupakan keberhasilan bersama antar semua jajaran Polres Lotim yang telah turut ikut serta dalam memerangi narkoba yang tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan dunia pendidikan. “Polres Lotim dinobatkan sebagai juara 1 tingkat NTB dan juara 4 nasional dalam keberhasilan memberantas sindikat narkoba diwilayahnya masing-masing,”jelasnya.

Operasi bersinar yang dilaksanakan mulai dari tanggal 13 Maret sampai 22 April 2016 itu, Polres Lotim telah berhasil menggaet perhatian semua pihak mulai dari tingkatan terbawah yakni Bhabinkamtibmas, bahkan ibu-ibu bhayangkari Polres Lotim juga ikut turun ke jalan untuk mensosialisasikan bahaya narkoba. Dimana dari satu bulan pelaksanaan operasi bersinar 2016 yang secara serentak dilaksanakan seluruh Indonesia, Polres Lotim berhasil telah melakukan sejumlah upaya dalam memerangi narkoba seperti, pelaksanaan kampanye bahaya narkoba sebanyak 5.506 kali, penangkapan sebanyak 13 LP, serta proses assessment sebanyak 4 kali dalam jangka kurun waktu dua minggu.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Kapolres yang telah bekerja keras memberikan arahan, semangat, masukan serta bersungguh-sungguh dalam memberantas sindikat narkoba di Lotim. Sehingga, semua lini disatuan Polres Lotim terlibat,”sanjungnya.

Terkait dengan sudah selesainya pelaksanaan operasi bersinar itu, Mantan Kapolsek Sembalun ini mengaku jika operasi pemberantasan narkoba akan tetap dilakukan agar bangsa Indonesia khususnya kabupaten Lotim benar-benar terbebas dari ancaman penggunaan narkoba yang saat ini sangat mengkhawatirkan. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close