Dua Pemuda Diarak Keliling Pulau Karena Curi Barang Wisman

12 Mei, 2016
49 Views
ilustrasi diarak di gili

ilustrasi diarak di gili

tribratanewsntb.com Tanjung – Dua orang pelaku pencurian barang milik wisman di Gili Trawangan, Rabu (27/4), harus menanggung malu atas perbuatannya. Keduanya masing-masing, Doni asal Narmada dan Samsul asal Ampenan, didapati mencuri Selasa (26/4) malam, sehingga diamankan oleh Security Islan Gili Trawangan. Sebagaimana diketahui, masyarakat 3 Gili menerapkan awig – awig atas setiap perbuatan yang merugikan orang lain, termasuk mencuri. Sehingga pada Rabu kemarin, keduanya diarak oleh warga dan petugas, keliling pulau Gili Trawangan.

“Saya maling HP tamu, jangan ikuti perbuatan saya”, demikian tulisan secarik kertas yang dikalungkan di dada pelaku saat diarak.

Kadus Gili Trawangan, H. Lukman, kepada wartawan mengatakan, kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Pelaku melakukan aksinya pada Selasa dini hari sekitar pukul 3:00 Wita. Doni diketahui mencuri setelah korban melapor telah kehilangan. Berdasarkan bukti rekaman CCTV di hotel tempat tamu menginap, pelaku pun bisa diamankan.

Sementara Samsul, diketahui mencuri barang milik tamu dengan memanfaatkan kelengahan korban. Korban dan pelaku diketahui sama-sama menikmati live music dan menikmati minuman. Saat lengah, barang korban pun dipreteli pelaku. Dari barang bukti curian yang diamankan, diketahui diantaranya, Handphone jenis iPhone, Kamera dan tas yang didalamnya terdapat anting-anting.

“Dari keterangan pelaku, keduanya merupakan pekerja freeland di berbagai tempat hiburan. Sering mengalami pemecatan karena perbuatannya kerap meresahkan,” sambung Lukman.

Sebagai ganjaran atas perbuatannya, pelaku tidak akan diizinkan lagi menginjakkan kaki di 3 Gili. Bahkan foto-foto pelaku akan dipajang di seluruh tempat agar diingat oleh pengusaha dan masyarakat. Apabila kelak keduanya datang lagi, otomatis akan diusir.

“Salman sendiri memiliki catatan buruk dari security island karena pernah melakukan pengancaman terhadap wisatawan. Untuk itu warga sepakat untuk melaporkan pelaku ke aparat penegak hukum,” demikian Lukman.

Sementara itu, Kapolsek Pemenang Iptu Dewa Gede Meiriawan pada saat ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus kedua pencuri tersebut. Guna proses lebih lanjut, pihaknya menunggu laporan resmi dari korban. Sejauh ini, ujar Kapolsek, wisatawan kerap lebih memilih untuk menyelesaikan di tempat. Sebab mereka tidak ingin masa liburnya habis hanya untuk berurusan dengan kepolisian.

“Wisatawan yang masa liburnya habis, maka kasus hukumnya tidak bisa kita proses. Barang bukti yang dibutuhkan untuk menindak lebih lanjut tidak diambil oleh pemiliknya,” demikian Meiriawan. (azi)

You may be interested

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB

spripim ntb - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46544" align="alignnone" width="960"] Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, M.Si memotong tali peresmian Gedung Tahti Polda NTB[/caption] Mataram - Pukul…

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging
Umum
shares7 views
Umum
shares7 views

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging

dokes - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46525" align="alignnone" width="853"] Tim foging Biddokkes Pengasapan Selokan Polsek mataram.[/caption] Mataram-untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang dapat mengancam…

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Jan 17, 2018

Lembar - Polres¬†Lombok Barat kembali mengamankan ribuan ekor burung berbagai jenis yang akan dibawa keluar dari pulau Lombok menuju Bali,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.