Terkait Program Penyaluran Pupuk, Polisi Panggil Disbun Dompu dan Disbun Provinsi NTB

Ilustrasi
Ilustrasi

tribratanewsntb.com Mataram – Penyidik telah merampungkan klarifikasi plt. Kadisbun Kabupaten Dompu pekan lalu. Tim teknis lingkup Disbun Dompu pun dipanggil. Akan diklarifikasi terkait hal sama, yakni program perluasan pertanian tebu di Kecamatan Pekat, yang belakangan ditemui adanya pupuk diduga oplosan. Namun, karena mangkir, polisi mengagendakan pemanggilan yang kedua.

“Kita sudah sampaikan surat pemanggilannya lagi. Yang pertama kemarin mereka tidak hadir. Dua orang,” Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Boyke Karel Wattimena, SIK, ditemui di Mapolda NTB, Senin, (25/4).

Ia menjelaskan, tim teknis pada Disbun Dompu tersebut merupakan pihak yang mendampingi empat perusahaan memberikan sosialisasi kepada Gapoktan. Keterangan tersebut dikonfrontir dengan keterangan bagian marketing dari perusahaan.

Pemanggilan itu dalam rangka meminta keterangan terkait sosialiasi kepada petani. Berdasarkan runutan proses pelaksanaan program.

“Satu orang sudah kita periksa dari pihak perusahaan yang ikut sosialisasi waktu itu. Sebenarnya dua orang. Tapi yang satunya berhalangan hadir karena sakit. Setelah keadaanya sudah membaik, kita panggil lagi,” tegas Boyke.

Kemudian, penelusuran polisi terhadap program yang dananya disalurkan lewat skema Bansos 2015 itu akan mengarah pada pemeriksaan pihak SKPD tingkat Provinsi.

Program Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian diturunkan melalui Dinas Perkebunan Provinsi NTB, yang kemudian diseleksi perusahaan penyalur pupuk sehingga didapati empat perusahaan.

“Kita panggil minggu-minggu ini,” tandasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close