Curi Tas Anggota TNI di Masjid, Seorang Pelajar Diamankan Bhabinkamtibmas

14 Mei, 2016
88 Views
ilustrasi

ilustrasi

tribrananewsntb.com Praya – Seorang oknum pelajar SMA di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Re (17), Jumat (22/4) malam kemarin, terpaksa harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Loteng. Setelah yang bersangkutan, diduga mencuri tas salah seorang anggota TNI di Masjid Al Huda Desa Matang Batukliang. Pelaku bersama barang bukti hasil curian pun kini sudah diamankan, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Tertangkapnya pelaku, menurut informasi yang diperoleh, Sabtu (23/4), bermula dari laporan seorang anak desa setempat yang curiga terhadap gerak gerik pelaku. Dimana pelaku beberapa kali terlihat melakukan aktifitas mencurigakan di masjid setempat. Atas laporan tersebut, anggota Banbinkantimas Desa Matang kemudian melakukan pengintaian.

Sekitar pukul 08.30 wita, pelaku tampak keluar dari area masjid menggunakan sepeda motor. Belum sempat keluar, pelaku langsung dihadang. Sempat ditanya beberapa pertanyakan, pelaku terlihat linglung. Jawaban yang diberkan juga terkasan berbelit-belit. Hingga membuat anggota polisi makin curiga.

Setelah memeriksa badan korban, polisi kemudian memeriksaan jok sepeda motor korban. Disana polisi menemukan tas berisikan 3 unit Hp, merek Asus, Black Berry serta Samsung. Didalam tas tersebut, juga ditemukan kartu ATM serta STNK kendaaraan atas nama pemiliknya.

Atas penemuan tersebut, pelaku sempat mengelak. Dengan mengatakan kalau tas tersebut miliknya. Tapi setelah diinterogasi lebih lanjut, pelaku akhirnya mengaku kalau tas berserta isinya tersebut merupakan hasil curian. “Setelah diperiksa lebih lanjut, pelaku akhirnya mengaku barang-barang yang ditemukan di joq sepeda motornya merupakan hasil curian,” ungkap Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya, SIK.

Kepada polisi pelaku mengaku mencuri tas tersebut pada Rabu (20/4) malam. Kala itu, ada seorang anggota TNI yang mampir untuk melaksanakan ibadah di masjid setempat. Begitu masuk, anggota TNI tersebut kemudian menaruh tas miliknya dipojokan masjid. Saat korban menjalankan ibadah itulah, korban lantas beraksi.

“Jadi pelaku beraksi saat korban lengah, karena sedang beribadah,” tambahnya. Atas ulahnya tersebut, pelaku diancam pasal 362 KUHP. Dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun. Namun karena pelakunya masih dinyatakan masuk kategori bawah umur, kemungkinan ada perlakuan khusus.

“Tapi untuk sementara pelaku masih kita jerat dengan pasal pencurian biasa. Walaupun masih masuk kategori anak dibawah umur,” pungkas Arjuna. (azi)

You may be interested

Singgung Kemacetan di Banten, Presiden Nilai Sistem Pengamanan dan Pengawalan Polda NTB Sangat Bagus
Headline
shares1 views
Headline
shares1 views

Singgung Kemacetan di Banten, Presiden Nilai Sistem Pengamanan dan Pengawalan Polda NTB Sangat Bagus

adminpolda 7 - Okt 22, 2017

[caption id="attachment_41624" align="alignnone" width="600"] Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si[/caption] Mataram – Keberhasilan Polda NTB dalam mengamankan rangkaian kegiatan…

Pengamanan Kunker Presiden RI Berhasil, Kapolda NTB Sampaikan Apresiasi kepada Personil
Headline
shares1 views
Headline
shares1 views

Pengamanan Kunker Presiden RI Berhasil, Kapolda NTB Sampaikan Apresiasi kepada Personil

adminpolda 7 - Okt 22, 2017

[caption id="attachment_41627" align="alignnone" width="600"] apel konsolidasi pam vvip dalam rangka kunker presiden ri ke prov ntb[/caption] Mataram – Kapolda NTB,…

Video : Gelar Razia Ops Antik, Polisi Temukan Jenglot
Featured
shares5 views
Featured
shares5 views

Video : Gelar Razia Ops Antik, Polisi Temukan Jenglot

Polres Lobar - Okt 22, 2017

Sasaku Senggigi – Anggota Kepolisian Resor Lombok Barat dan Polsek Senggigi Telah mengamankan sebagaimana hasil dari Gabungan kegiatan Operasi Antik…

Leave a Comment

Your email address will not be published.