Sita Ratusan Gram Narkoba, Polda NTB Amankan Puluhan Tersangka

ilustrasi narkoba
ilustrasi narkoba

tribratanewsntb.com Mataram – Jajaran kepolisian di wilayah NTB menyita ratusan gram barang bukti berbagai jenis narkoba selama Operasi Bersinar 2016. Selain itu, puluhan tersangka juga diamankan, mulai dari buruh, oknum ASN, hingga oknum aparat penegak hukum.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra Tri Budi Pangastuti, MM didampingi Kasubdit I Ditresnarkoba, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat, Sag, dan Kasubdit II, AKBP I Komang Satra, mengungkapkan, narkoba yang disita berupa sabu, ekstasi, ganja, kokain, dan dextrometropan.

Berdasarkan data yang dirilis Polda NTB, diamankan 490.49 gram sabu, 1.272,33 gram ganja, 56,18 gram kokain, 53 butir ekstasi, dan 2.700 butir dextrometropan. Selain itu disita pula barang bukti uang diduga hasil kejahatan narkoba senilai Rp 50.077.000.

“Barang bukti tersebut dari pengungkapan sebanyak 62 kasus,” terangnya dalam rilis kepada media, Jumat (22/4) shalat Jumat di Lobi Gedung Utama Mapolda NTB. Dari puluhan kasus tersebut, diamankan 72 tersangka pengedar dan penyalahguna narkoba.

Di samping penindakan hukum, Polda NTB dan Polres jajaran menggiatkan penyuluhan dan sosialisasi. Sejumlah 23.725 kali kampanye anti narkoba dilakukan.

Dirinci Tri Budi, 12.189 kampanye langsung turun ke masyarakat, 1.189 kampanye melalui media massa, serta 9.788 kampanye melalui brosur, spanduk, dan stiker.

Oknum ASN dan Polri Juga Terjaring

Sebanyak 72 tersangka diduga pengedar dan penyalahguna narkoba diamankan selama 30 hari Operasi Bersinar 2016. Beberapa diantaranya oknum polisi dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Empat anggota Polri dan dua ASN,” ungkap Tri Budi. Tiga oknum polisi bertugas di Polres KSB serta satu sisanya bertugas di Polda NTB. Oknum polisi tersebut secara terpisah ditangkap saat sedang menyalahgunakan narkoba.

Oknum polisi itu teridentifikasi positif narkoba. Tindak lanjut yang dilakukan, kata Tri Budi, para oknum sedang menjalani assesment. Sebagai bagian dari pembinaan ke dalam.

Kemudian, mereka akan menjalani sidang disiplin. “Berdasarkan sidang disiplin, yang pecandu berat bisa saja dipecat,” tegasnya.

Apabila melihat aturan, sambung dia, bagi anggota yang sudah tiga kali tersandung kasus narkoba, maka akan langsung disanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH).

Kasubdit I Ditresnarkoba, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat mengatakan, selama operasi polisi juga menangkap dua oknum ASN. Dari pengembangan kasus, disebutkan oknum ASN tersebut diduga pengedar narkoba.

“Narkoba sudah masuk ke mana saja. Menjadi atensi kita bersama, semua pihak harus ambil andil dalam memberantas narkoba,” ujarnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close