Polres Lobar Tetapkan Tersangka Kasus Landscape KLU

ilustrasi
ilustrasi

tribratanewsntb.com Lombok Barat – Penanganan kasus Landscape Kantor Bupati Lombok Utara dinaikkan statusnya ke penyidikan dengan menetapkan satu orang tersangka dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) insial E. Penetapan tersangka ini menyusul dua alat bukti dikantongi penyidik, salah satunya hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menemukan ada kerugian negara sekitar ratusan juta rupiah.

Demikian dikatakan Kapolres Lobar melalui Kasatreskrim, AKP Joko Tamtomo kepada wartawan, Sabtu (23/4). “Setelah penyidik mendapatkan audit investigasi dari BPKP, akhirnya penyidik menetapkan status tersangka terhadap PPK insial E,”terang Kasatreskrim.

Dikatakan, penyidik telah mendapatkan hasil audit dari BPKP terkait penghitungan jumlah kerugian negara dalam kasus ini. Dari hasil audit tersebut, BPKP menemukan kerugian negara dalam kasus ini sekitar ratusan juga rupiah.

Setelah mendapatkan hasil audit itu, pihaknya melakukan gelar perkara untuk penanganan kasus ini selanjutnya. Dari hasil gelar perkara dipadukan keterangan saksi ahli, akhirnya dilakukan penetapan status tersangka. Penetapan tersangka ini dilakukan penyusul alat bukti cukup, salah satunya adanya kerugian negara hasil audit BPKP tersebut. “Penetapan tersangka pekan lalu,”tukasnya.

Apakah ada mengarah penetapan tersangka lain? Joko menegaskan, adanya mengarah tersangka lain tengah didalaminya. Menurutnya, hal itu sangat terbuka sebab tidak mungkin PPK saja yang terlibat dalam kasus ini, namun ada pihak lain entah itu oknum pejabat di internal pemda setempat termasuk kontraktor dan pihak lain. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close