Kapolsek Bersama Camat Damaikan Pihak Keluarga Dengan Puskesmas

27 April, 2016
102 Views

ilustrasi

tribratanewsntb.com – Kediri Jumat (22/4) Pos Polisi Kuripan menerima pengaduan dari saudara Hakimudin (56) asal Dusun Sedayu Desa Kuripan Lombok Barat yang bekerja sebagai sopir mobil ambulan Puskesmas Sedayu, ia mengadukan bahwa rumahnya telah dirusak oleh orang yang tidak ia kenal.

Menurut Hakimudin pengerusakan rumahnya berkaitan dengan kejadian pada hari Kamis (21/4), dimana sekitar pukul 16.00 Wita datang seorang pasien sedang sakit keras (panas tinggi) yang diantar oleh bapaknya berobat ke Puskesmas Sedayu Kuripan dan pihak Puskesmas langsung memeriksa pasien tersebut, setelah diperiksa oleh bidan dan dokter pihak puskemas tidak bisa menanganinya dan dirujuk ke RS Tripat Gerung dengan menggunakan mobil ambulan Puskesmas yang dikendarai oleh Hakimudin.

Setelah sampai di RS Tripat Gerung pasien langsung mendapatkan penanganan medis namun selama perawatan panas badan pasien tidak ada perubahan. Berselang 4 jam kemudian pasien yang bernama Sidik, umur 14 bulan meninggal dunia dan almarhum dibawa pulang dengan menggunakan mobil ambulan rumah sakit.

Sedangkan menurut keluarga almarhum pada saat almarhum diantar oleh orang tuanya ke puskesmas sempat terjadi adu mulut dengan bidan jaga, dimana bidan jaga dinilai tidak serius menangani almarhum dan selain itu juga sopir ambulan datangnya lama sekali sampai menunggu 30 menit baru almarhum bisa diantar ke RS Tripat Gerung.

Malam harinya sekitar pukul 21.00 Wita Hakimudin datang kerumah orang tua almarhum untuk menagih ongkos ambulan sebanyak Rp. 100.000.- Keluarga almarhum yang sedag berduka tidak terima ditagih ongkos ambulan karena waktunya kurang tepat sehinga keluarganya memarahi Hakimudin.

Keesokan harinya Jumat  sekitar pukul 09.00 Wita keluarga almarhum yang dipimpin oleh saudara Lalu Dolah mendatangi Puskesmas Sedayu untuk menanyakan kenapa penangan putranya bisa sampai meninggal, kebetulan pada saat itu sedang ada rapat di Puskesmas Sedayu namun kepala puskesmas tidak bisa menjelaskan secara rinci penanganan medis almarhum sehingga membuat keluarga menjadi kecewa.

Pada saat orang tua almarhum keluar dari ruangan sempat mendengar bahasa yang kurang enak dari Hakimudin sehingga membuat keluarganya menjadi tambah marah. Setelah dari puskesmas keluarga almarhum tiba-tiba mampir di rumahnya Hakimudin dan masuk kehalaman hendak melempar rumah akan tetapi bisa dihalangi oleh Lalu Dolah sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Kediri AKP Nuraini Menerangkan “ Saya bersama dengan Camat Kediri sudah mempertemukan kedua belah pihak, mungkin ada kesalahpahaman disini dan untuk itu mari sama-sama saling mengoreksi diri dan saling memaafkan ”. Dari pertemuan tersebut disepakati oleh kedua belah pihak untuk berdamai dan tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke meja hukum. (yos/wea)

You may be interested

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam
Binkam
shares1 views
Binkam
shares1 views

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam

DIT SABHARA - Sep 21, 2017

Mataram – Rabu (20/09/2017) Pukul 23.00 wita anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 ki 2 melaksanakan apel persiapan dan doa…

Bawa Barang Mirip Shabu Dua Warga Praya Diamankan
Featured
shares2 views
Featured
shares2 views

Bawa Barang Mirip Shabu Dua Warga Praya Diamankan

Polres Lombok Tengah - Sep 21, 2017

[caption id="attachment_1843" align="alignleft" width="293"] Kedua Pelaku Yang Tertangkap[/caption] Praya – Rabu (20/09), selama 6 x 24 jam dua orang warga…

Bakti Sosial Sat Lantas Polres Mataram
Headline
shares7 views
Headline
shares7 views

Bakti Sosial Sat Lantas Polres Mataram

Polres Mataram - Sep 20, 2017

Mataram - Dalam rangka Hari Ulang Tahun Lalu Lintas yang ke - 62 Satuan Lalu Lintas Polres Mataram Melakukan Bakti…

Leave a Comment

Your email address will not be published.