Ungkap Kasus Pembunuhan Warga KSB, Polres Mataram Gandeng IT Mabes Polri

Mayat Di Pantai Mapak

tribratanewsntb.com Mataram – Polres Mataram menggandeng Tim IT Mabes Polri dalam penyelidikan dugaan pembunuhan warga Taliwang, KSB, inisial AA (65). Petunjuk yang didapatkan memberi pedoman polisi untuk meringkus terduga pelaku.

“Mencari alur cerita peristiwa itu. Ada beberapa petunjuk. Kita lanjutkan pemeriksaan. Kalau ada menjurus ke sana, akan kita lakukan upaya paksa,” ungkap Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto, SIK ditemui Kamis (21/4), di sela-sela Rakor Dilkumjakpol di Hotel Grand Legi, Mataram.

Hasil penelusuran tim IT Mabes Polri yang disampaikan Kamis (21/4), sambung dia, akan dianalisa dan dievaluasi terlebih dahulu. “Hasilnya baru diterima hari ini. Kita pelajari dulu. Apakah ada menjurus atau mengarah ke seseorang,” jelasnya.

Telepon genggam korban ditemukan di dalam mobil pick-up L300 EA 9824 H. Beserta sejumlah barang bukti lainnya pada saat olah TKP di jalan menuju Pantai Mapak, Sekarbela, Mataram.

Pemeriksaan sejumlah saksi, diantaranya pihak keluarga didapati bahwa korban pada Sabtu (16/4) beranjak dari rumah pada pagi hari. Kepada keluarga, korban pamit menghadiri pesta pernikahan di salah satu tempat di Mataram.

“Dia berangkat sendiri. Sudah kita cek manifes dan CCTV di Pelabuhan Poto Tano. Dia sendirian,” beber Kapolres. Saat ini, belum ada indikasi bahwa korban bertemu orang lain lagi setelah acara pesta pernikahan itu atau tidak.

“Apakah dia berhubungan komunikasi dengan orang lain lagi atau tidak, itu sedang kita analisis hasil IT itu. Kita kaitkan dengan keterangan saksi-saksi yang telah kita periksa sebelumnya.”

Kapolres menerangkan, korban menderita luka tusukan benda tajam di bagian perut sebelah kiri. Berdasarkan hasil otopsi RS Bahayangkara yang telah diterima pihaknya. “Yang jelas akibatnya mematikan,” ungkapnya.

Jasad korban AA, ditemukan warga setempat di dalam parit di pinggir sawah.Sekitar pukul 15.30 Wita, tergeletak terlentang di bawah pohon waru.Di TKP ditemukan mobil, pisau, telepon genggam, dan barang bukti lainnya. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap pelaku. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close