Polisi Tampik Mawardi Hilang Karena Tersandung Kasus Korupsi

Laporan-Hilang
Laporan-Hilang

tribratanewsntb.com Mataram – Polisi menampik sejumlah tudingan terkait motif-motif menghilangnya dr. Mawardi yang berkembang di masyarakat. Saat ini, polisi tidak ingin terjebak dalam spekulasi yang beredar. Motif hilangnya Direktur RSUD NTB itu dapat terkuak setelah kasus itu terungkap. Jika yang bersangkutan akhirnya dapat ditemukan.

“Motif baru bisa diketahui kalau orangnya ini ditemukan. Tidak bisa berdasarkan asumsi. Karena itu kami meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi yang mendukung terungkapnya kasus ini,” jelas Dirreskrimum Polda NTB, AKBP Anom Wibowo, SIK, Msi di Mapolda NTB.

Ia menyebutkan, yang bersangkutan saat ini clear dari sejumlah dugaan kasus korupsi yang mungkin menjerat. “Penyelidikan korupsi misallnya. Apa iya karena hal itu, yang belum ada kepastian hukumnya, orang ini melarikan diri? Diproses hukum saja belum,” ungkapnya.

Namun, sebagai bagian penyelidikan, pihaknya melakukan segala upaya, termasuk mengonfirmasi kepada sejumlah pihak terkait. Seperti berkordinasi dengan Kejaksaan Tinggi NTB.

Pengusutan dugaan korupsi pembangunan RSUD NTB, jelas Anom, telah dihentikan pihak Kejati NTB. Kasus yang di-SP3-kan itu tidak ditemukan kerugian negara yang timbul.

“Kami sudah mengecek kesana, informasi yang kami dapatkan, dsimpulkan tidak ada kerugian negara. Penyelidikan yang dilakukan oleh kami pun belum ada,” ungkapnya.

Berkordinasi dengan KPK pun telah dilakukan Polda NTB. Hasilnya juga tidak ada ditemukan kasus terkait RSUD NTB yang sedang ditangani. “Belum ada. Apakah karena laporan masyarakat ke KPK membuat dia kabur, lari? Kan tidak nyambung, tidak ada korelasinya,” tandas Anom. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close