Leher Tertebas, Warga Ngali Tewas Mengenaskan

pembunuhan

SUMBAWA BESAR,  (21/04/2016)

Sukriadi (25) tewas mengenaskan di ladangnya, Selasa (19/4) malam sekitar pukul 18.30 Wita. Bagian leher warga yang tinggal di Dusun Ngali, Desa Labuan Kuris, Kecamatan Lape ini, terluka parah dipastikan akibat tebasan senjata tajam. Saat ditemukan ayahnya, korban masih bernyawa. Tidak ada sepatah katapun keluar dari bibir korban. Sesaat kemudian korban menemui ajal di pangkuan ayahnya yang tak mampu membendung air matanya.

Informasi sebelumnya korban seharian bekerja di ladang. Usai magrib korban pamit kepada ayahnya, Mastar yang masih berada di ladang, untuk pulang ke rumah. Tak berselang lama sayup-sayup terdengar teriakan korban. Merasa curiga, Mastar bergegas mencari sumber suara. Dari kejauhan samar-samar Mastar melihat korban berlari ke arahnya lalu terjatuh. Betapa terkejutnya sang ayah melihat putranya bersimbah darah. Mastar mengangkat tubuh anaknya ini agar berada dalam pangkuannya. Tampak di leher korban luka menganga dan darah terus mengucur deras. Saat ditemukan korban masih bernapas dan sempat menunjuk ke arah yang diduga TKP penganiayaan. Sejurus kemudian korban menghembuskan napas terakhir.

Wakapolres Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Yuyan Priatmaja S.IK, Rabu (20/4), mengakui adanya kejadian itu. Kuat dugaan korban ditebas sekitar 300 meter dari ladangnya. “Setelah ditebas, korban berusaha kabur ke arah ladangnya, tapi karena lukanya parah, korban terjatuh. Ini keterangan dari orang tuanya,” kata Yuyan—akrab perwira dengan satu melati di pundak ini.

Hasil penyelidikan sementara ada indikasi tiga motif yang melatarbelakangi kasus pembunuhan tersebut. Salah satu kecurigaan adalah dendam. Namun menurut warga sekitar, keseharian korban adalah orang yang dikenal cukup baik dan tidak punya musuh. Selain itu pihaknya juga menemukan indikasi yang mengarah kepada pelaku. “Baik motif maupun keterangan yang mengarah ke pelaku sedang kami dalami, semoga dalam waktu dekat bisa terungkap,” pungkasnya. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close