Oknum Kadus Pelaku Penembakan Siswa MTs Ditahan Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

tribratanewsntb.com SelongAparat Kepolisian dari Satuan Raserce Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim akhirnya menahan oknum Kepala Dusun (Kadus) Tembeng Puteq Timuk II Desa Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba, Muhsin Sam’an (53) yang merupakan pelaku penembakan terhadap salah satu siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tembeng Putek berinisial MW (13) menggunakan senapan angin miliknya. Dimana, penembakan yang dilakukan oleh oknum kadus tersebut membuat siswi yang bersangkutan mengalami luka yang cukup parah dibagian pelipis kanan mata korban hingga mengharuskannya menjalani operasi di RSUD Mataram dan menelan anggaran sebesar, Rp. 35 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. Wendi Oktariansyah,SiK didampingi KBO Satreskrim Polres Lotim, Iptu. I Made Suatama mengatakan, penahanan terhadap tersangka atau pelaku penembakan salah satu siswi MTs di Kecamatan Wanasaba itu dilakukan setelah aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Lotim melakukan proses penyidikan baik terhadap pelaku, korban maupun sejumlah saksi. Adapun, pasal yang menjerat pelaku adalah pasal 360 KUHP yakni kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. “Dalam penanganan kasus ini, kita menggunakan pasal tunggal 360 tentang kelalaian, dimana oknum kadus ini mengira senapan angin yang dipegangnya tidak memiliki peluru,”jelasnya.

Sebelumnya, didampingi Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), MW melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut ke Polres Lotim, disana korban secara tegas menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lotim. Dengan waktu yang cukup lama, MW secara tenang menceritakan kejadian yang menimpanya walaupun bagian kepalanya masih diperban usai menjalani operasi di RSUD Mataram untuk mengangkat peluru senapan angin yang masuk kedalam pelipis kanan matanya karena sudah pecah menjadi empat bagian.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPA Lotim, Judan Putra Baya  yang mendampingi korban menuturkan, kejadian itu bermula ketika korban hendak pergi menjemput orang tuanya sepulang sekolah karena belum makan bersama 2 orang temannya, Senin (21/3). Ketika diperjalanan, korban berpapasan dengan oknum Kadus tersebut dan langsung membidik korban dengan senapan angin yang saat kejadian korban berada paling kanan diantara teman-temannya. Dengan jarak sekitar 8 meter, oknum Kadus tersebut langsung melepaskan tembakannya dan mengenai pelipis bagian kanan mata korban sehingga membuat korban terjatuh dan pingsan.

“Pada prinsipnya, pihak keluarga korban sangat terbuka untuk diselesaikan secara kekeluargaan dengan pelaku menanggung semua biaya pengobatannya. Namun, pada kenyataannya pelaku tidak punya itikad baik untuk itu,”ungkapnya pada Suara NTB beberapa waktu lalu. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close