Rumah Janda Di Santroni Penjahat Bersenjata Api, Polsek Sekotong Tak Tinggal Diam.

19 April, 2016
88 Views

ilustrasi pengancaman dengan senjata api

tribratanewsntb.com, Sekotong – Terjadi minggu (17/4) kemarin sekitar pukul 23.00 wita, Polsek Sekotong menerima laporan tindak pidana perampokan yang berawal terjadi dirumah seorang janda an Inaq Sarimah, 30 tahun, islam, beralamatkan Dusun Gili Genting, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, hingga berujung beberapa rumah dan warga ikut menjadi ancaman para pelaku bersenjata api dan tajam.

Ada dugaan kuat dikerenakan tak mempunyai pasangan yang tinggal dalam satu rumah bersama Sarimah, para pelaku yang diprediksi jumlahnya lebih dari lima orang tersebut mengancam Sarinah agar membukakan pintu rumahnya dengan menggedor pintu, merusak jendela, lampu teras hingga mengancam akan dihabisi pelaku apabila tak dibukakan pintu, namun Sarimah tetap tak menggubrisnya karena sudah sangat ketakutan.

Tak disangka warga sekitar rumah Sarimah yang mendengar kejadian tersebut keluar rumah dan menjadi korban ancaman berikutnya, dengan menggunakan sebilah parang dan senjata api menodong Usman Jayadi 25 tahun serta warga lainnya Semah 40 tahun agar masuk rumah dan jangan berbuat gaduh.

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Reskrim AKP Joko Tamtomo menuturkan kepada tribratanewsntb.com bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan akan memberi atensi khusus agar dapat terungkap.

“Menurut keterangan para saksi dan korban, pelaku diduga 7 orang dan diduga membawa sejenis senjata yang diduga senjata api. Namun kami belum bisa memastikan benar tidaknya keterangan itu dan tetap kami beri atensi khusus kejadian ini” ungkapnya.

Beruntung saat kejadian tersebut salah seorang warga dengan inisiatif mengumumkan bahwa kampungnya sedang disantroni perampok melalui pengeras suara masjid, sehingga membuat para pelaku berlari meniggalkan kampung tersebut, kemidian seluruh warga dan anggota Polsek yang mendengar langsung melakukan pengejaran hingga ke bukit kitatan yang berada dekat dengan pemukiman penduduk.

Pencarian tersebut berhasil menemukan 7 ekor sapi milik warga setempat yang sudah dibawa keatas bukit kitatan, setelah diselidiki rupanya 7 ekor sapi tersebut adalah sebagian dari 12 kor sapi yang hilang milik warga.

“Setelah warga dan Polsek Sekotong lakukan pengejaran menemukan 7 ekor sapi dan sapi yang belum ditemukan pantauan warga sejumalh 5 ekor hingga saat ini” ungkap Joko.

Kini pihaknya telah mengembalikan sapi milik warga yang diketemukan dan tetap akan dilakukan penyelidikan terkait kejadian yang menimpa desa tersebut agar para pelaku dapat tertangkap serta tidak terulang kembali. (yos)

You may be interested

Lantas
shares0 views

HUT Lantas ke-62, Polres Sumbawa Laksanakan Donor Darah

Polres Sumbawa - Sep 22, 2017

Sumbawa Besar - Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke-62 pagi tadi (20/9) Satuan Lalu Lintas Polres Sumbawa mengadakan…

Terbang ke Bima, Hari ini Kapolda NTB Lantik Dua Kapolres
Headline
shares6 views
Headline
shares6 views

Terbang ke Bima, Hari ini Kapolda NTB Lantik Dua Kapolres

adminpolda 7 - Sep 22, 2017

[caption id="attachment_39826" align="alignnone" width="600"] Kapolda NTB pimpin upacara serah terima jabatan Kapolres Bima dan Kapolres Bima Kota[/caption] Mataram - Dijadwalkan…

Umum
shares2 views

Lagi-Lagi Tahlukan Si Jago Merah, AWC Disebut Serbaguna

Polres Sumbawa - Sep 22, 2017

Sumbawa Besar - Sepertinya membuang putung rokok sembarangan bukan hal sepele, Lahan kering landasan Bandara Sultan Muhammad Kaharudin Brang Biji…

Leave a Comment

Your email address will not be published.