Rumah Janda Di Santroni Penjahat Bersenjata Api, Polsek Sekotong Tak Tinggal Diam.

19 April, 2016
90 Views

ilustrasi pengancaman dengan senjata api

tribratanewsntb.com, Sekotong – Terjadi minggu (17/4) kemarin sekitar pukul 23.00 wita, Polsek Sekotong menerima laporan tindak pidana perampokan yang berawal terjadi dirumah seorang janda an Inaq Sarimah, 30 tahun, islam, beralamatkan Dusun Gili Genting, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, hingga berujung beberapa rumah dan warga ikut menjadi ancaman para pelaku bersenjata api dan tajam.

Ada dugaan kuat dikerenakan tak mempunyai pasangan yang tinggal dalam satu rumah bersama Sarimah, para pelaku yang diprediksi jumlahnya lebih dari lima orang tersebut mengancam Sarinah agar membukakan pintu rumahnya dengan menggedor pintu, merusak jendela, lampu teras hingga mengancam akan dihabisi pelaku apabila tak dibukakan pintu, namun Sarimah tetap tak menggubrisnya karena sudah sangat ketakutan.

Tak disangka warga sekitar rumah Sarimah yang mendengar kejadian tersebut keluar rumah dan menjadi korban ancaman berikutnya, dengan menggunakan sebilah parang dan senjata api menodong Usman Jayadi 25 tahun serta warga lainnya Semah 40 tahun agar masuk rumah dan jangan berbuat gaduh.

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Reskrim AKP Joko Tamtomo menuturkan kepada tribratanewsntb.com bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan akan memberi atensi khusus agar dapat terungkap.

“Menurut keterangan para saksi dan korban, pelaku diduga 7 orang dan diduga membawa sejenis senjata yang diduga senjata api. Namun kami belum bisa memastikan benar tidaknya keterangan itu dan tetap kami beri atensi khusus kejadian ini” ungkapnya.

Beruntung saat kejadian tersebut salah seorang warga dengan inisiatif mengumumkan bahwa kampungnya sedang disantroni perampok melalui pengeras suara masjid, sehingga membuat para pelaku berlari meniggalkan kampung tersebut, kemidian seluruh warga dan anggota Polsek yang mendengar langsung melakukan pengejaran hingga ke bukit kitatan yang berada dekat dengan pemukiman penduduk.

Pencarian tersebut berhasil menemukan 7 ekor sapi milik warga setempat yang sudah dibawa keatas bukit kitatan, setelah diselidiki rupanya 7 ekor sapi tersebut adalah sebagian dari 12 kor sapi yang hilang milik warga.

“Setelah warga dan Polsek Sekotong lakukan pengejaran menemukan 7 ekor sapi dan sapi yang belum ditemukan pantauan warga sejumalh 5 ekor hingga saat ini” ungkap Joko.

Kini pihaknya telah mengembalikan sapi milik warga yang diketemukan dan tetap akan dilakukan penyelidikan terkait kejadian yang menimpa desa tersebut agar para pelaku dapat tertangkap serta tidak terulang kembali. (yos)

You may be interested

Tim Patroli Gabungan Brimob dan Dalmas  Amankan Dua Warga dan Senpi Rakitan di Bima
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Tim Patroli Gabungan Brimob dan Dalmas Amankan Dua Warga dan Senpi Rakitan di Bima

Brigade Mobil - Nov 20, 2017

Bima, Tim Patroli Gabungan Brimob Detasemen A Pelopor dan Dalmas Polres Bima Kabupaten  yang dipimpin oleh Aiptu M. Zainal Abidin…

Dit Sabhara Polda NTB Terjunkan Personil Bantu Warga Yang Terkena Bencana di Lombok Timur
Headline
shares4 views
Headline
shares4 views

Dit Sabhara Polda NTB Terjunkan Personil Bantu Warga Yang Terkena Bencana di Lombok Timur

DIT SABHARA - Nov 20, 2017

Mataram – perubahan cuaca berupa hujan lebat disertai angin kencang menyergap beberapa wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, salah satu wilayah…

Polisi Bantu Penanganan Pasca Banjir Bandang di Lombok Timur
Binkam
shares7 views
Binkam
shares7 views

Polisi Bantu Penanganan Pasca Banjir Bandang di Lombok Timur

adminpolda 6 - Nov 20, 2017

[caption id="attachment_43333" align="alignnone" width="627"] satuan brimob bergotong royong membersihkan sisa banjir bandang[/caption] Mataram - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lombok…

Leave a Comment

Your email address will not be published.