Terharu, Sepasang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

ilustrasi-pernikahan-dini_20151103_182923

tribratanewsntb.com Bima – Menjadi tahanan di Polres Bima Kabupaten, tidak menghalangi Zainuddin (19) untuk melangsungkan pernikahan dengan pujaan hatinya. Warga desa Renda Kecamatan Belo itu menikahi, AO (18), perempuan manis yang juga sekampung dengannya, di Masjid yang ada di Polres setempat, Kamis (14/4).

Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dan sederhana tanpa diringi musik seperti kebanyakan acara pernikahan. Acara tersebut hanya dihadiri oleh beberapa keluarga dari mempelai laki – laki dan perempuan serta beberapa aparat kepolisian polres setempat, seperti Kasat Resnarkoba, IPTU Hanafi dan Kaur Res Narkoba IPDA I Made Dimas, Sik. Zainuddin pada saat itu mengenakan kemeja putih, celana dan peci berwarna hitam.

Sementara mempelai perempuan mengenakan pakaian sederhana, jilbab dan rok berwarna hitam, tidak didandan selayaknya seorang mempelai. Sekitar pukul 10.00 wita, proses ijab qabul dilakukan oleh petugas Kantor urusan Agama (KUA) Kecamatan Belo.

Saat dilangsungkan prosesi itu, mempelai laki – laki tampak berseri – seri dan bersemangat. Sementara perempuan nampak menunduk dan matanya berkaca – kaca. Mempelai pria memberikan mahar uang tunai Rp 5 juta, cincin emas seberat satu gram dan seperangkat alat shalat.

Usai prosesi itu, baik mempelai laki – laki, perempuan hingga keluarga enggan berkomentar mengenai pernikahan itu.

“Kami hanya berharap Zainuddin bisa cepat dibebaskan,” kata salah seorang perwakilan keluarga. Sementara Kasat ResNarkoba, IPTU Hanafi kepada wartawan, (14/3), mengatakan sebelum digelar acara pernikahan tersebut. Pihak keluarga laki – laki maupun perempuan mendatangi Mapolres setempat. meminta agar tahanan narkoba tersebut dinikahkan.

“Keduanya terpaksa dinikahkan karena atas desakan pihak keluarga. Sebagai sesama manusia tentu kami fasilitasi,” ucapnya.

Kata Hanafi, Zainudin merupakan tersangka kasus kepemilikan narkoba jenis ganja. Ia diciduk saat kedapatan membawa dua ganja kering ketika mengunjungi tahanan kasus serupa di Mapolres setempat, pada Bulan Januari lalu.

“Tahanan kasus narkoba, saat ini sudah tiga bulan berjalan masa tahanannya,” pungkasnya. (azi)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close