Polisi Amankan Warga Thailand Miliki KTP Bima

271454053039

tribratanewsntb.com – Bima – Polres Bima Kabupaten mengamankan Warga Negara Asing (WNA) Charli asal negara Thailand (23). Bahkan oknum itu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai warga negara Indonesia yang berdomisili di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kasat Intel Polres Bima Kabupaten IPTU M Nur membenarkan, telah mengamankan WNA asal negara Thailand tersebut. Charli diamankan polisi saat bekerja pada PT Sanggar Agro di Kecamatan Tambora, Senin (11/4) lalu. Bahkan sudah memintai keterangan atas kepemilikan KTP asal Indonesia.

“Kita sudah periksa WNA ini atas kepemilikan KTP Indonesia. Charli membuat domisili di RT 16 Rw 07, Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha,” ucapnya menjawab wartawan, Rabu, (13/4).

Kata dia, Dari hasil pemeriksaan, Charli datang ke Indonesia sejak tahun 2011. WNA asal Negera Gajah Putih itu masuk di Indonesia lewat wilayah perairan Ambon.

“Tujuannya mencari ikan bersama rekannya asal Thailand, Kamboja dan Vietnam. Tapi di perairan Ambon mereka mengalami musibah,” katanya

Kapal yang mereka tumpangi, sambung Nur, mendapat masalah hingga akhirnya tenggelam. Sementara rekan-rekannya terpencar pasca kejadian tersebut.

“Charli saat itu diselamatkan nelayan asal Sape. Mereka kemudian bersandar di pelabuhan Bajo,” sambungnya . Selama itu sambungnya, Charli hidup mencari ikan bersama para nelayan.

Sekitar tahun 2014 baru menginjakan kaki di Kabupaten Bima. “Selain di Sape, Charli juga tinggal di Dusun Godo. Dia pindah ke Godo di rumahnya Laila. Bahkan dia membuat KTP numpang KK keluarga Laila,’’ terang mantan Kapolsek Bolo ini.

Nur mengaku, Charli diketahui WNA asal Thailand setelah pihaknya mendapat laporan dari warga. Yang bersangkutan saat itu sedang bekerja di PT Sanggar Agro di Kecamatan Tambora.

“Charli sudah kita minta keterangan. Bahkan atas kepemilikan KTP Indonesia,’’ terangnya.

Nur mengatakan, WNA tersebut sudah diserahkan pada pihak Imigrasi Sumbawa untuk diproses lebih. Terkait mudahnya memperoleh KTP mungkin akan ditindak lanjuti oleh Sat Reskrim Polres setempat.

“Tugas kita hanya mengantarkan Charli ke kantor Imigrasi. Terkait kepemilikan KTP bisa ditanyakan pada pihak terkait,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima, Andi Sirajuddin M.Ap dikonfirmasi enggan berbicara banyak mengenai soal itu. Bahkan Ironisnya, Ia justru mengetahui ada WNA yang memiliki KTP itu setelah dikomunikasikan oleh aparat Kepolisian.

“Saya diinformasikan oleh bagian intel kemarin,” terangnya, Ditanya apakah Disdukcapil kecolongan. Andi membantah jika pihaknya tidak kecolongan menerbitkan KTP WNA tersebut.

Pasalnya saat itu, menurut dia, data yang diajukan atas nama Laila, warga Desa Godo Kecamatan Woha. “Kami tidak kecolongan, masalanya kami tidak tahu kalau oknum ini WNA,” pungkasnya.(azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close