Berantas Narkoba, Cukup Kenali, Jangan Dekati

Ilustrasi
Ilustrasi

tribratanewsntb.com Mataram – Operasi Bersihkan Sindikat Narkoba (Bersinar) 2016 menargetkan pemberantasan narkoba tanpa memandang target sasaran. Pejabat, oknum TNI/Polri, masyarakat bakal ditindak. Kampanye pencegahan digalakkan, seiring dengan operasi penindakan.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Drs Agus Sarjito menjelaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia diinstruksikan agar lebih tegas dan leblih berani dalam mengungkap kasus narkoba.

“Pemberantasan narkoba menjadi prioritas. Karena sudah ada dimana-mana. Upaya kita agar maksimal, dilakuakan terpadu semua pihak saling bekerjasama,” terangnya ditemui di Mapolda NTB, Kamis (7/4).

Ia menjelaskan, berdasarkan perintah presiden mengenai kondisi Indonesia yang kini darurat narkoba. Narkoba menjadi momok tersendiri, setelah korupsi dan terorisme. oleh karena itu, pihaknya menindaklanjutinya di NTB dengan menggalakkan sosialisasi dan penegakan hukum.

Sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Sekaligus memberikan pemahaman agar masyarakat turut serta memberikan informasi mengenai dinamika peredaran narkoba di lingkungan terdekatnya.

“Segera laporkan kepada polisi agar segera pula kita tindaklanjuti. Masyarakat cukup kenali jangan dekati,” ujarnya mengimbau.

Ia menerangkan, berbagai modus mengedarkan narkoba akan terus berkembang menanggapi upaya penegakan hukum yang semakin gencar dilakukan. Meski demikian, ruang gerak para pelaku akan semakin terbatas seiring kesadaran masyarakat yang terus meningkat.

“Kita dalami terus modus-modusnya. Kita pelajari rantai jaringannya,” ujar Agus.

Mengenai narkoba yang mengusik pariwisata NTB, pihaknya pun tidak akan segan-segan melakukan penindakan, dibarengi dengan informasi masyarakat. Namun penindakan hukum tidak serta merta dilakukan secara jor-joran di kawasan wisata.

“Istilahnya, kami gunakan trik mengambil ikan tetapi jangan sampai airnya keruh. Ini untuk menjaga kita semua. Pariwisata kita tetap aman, wisatawan tetap nyaman,” jelasnya.

Kapolres Mataram melalui Kepala Bagian Operasi Polres Mataram, Kompol Mujahiddin menjelaskan, di tingkat Polres, pihaknya pun bakal meneruskan komitmen pelaksanaan operasi diamanatkan hingga ke Polsek jajaran.

Juga memaksimalkan fungsi 102 Bhabinkamtibas yang tersebar di seluruh kelurahan di Mataram. Setiap hari dari pintu ke pintu sosialisasi bahaya narkoba dilakukan.

“Dukungan partisipasi aktif masyarakat sangat penting. Karena informasi sangat dibutuhkan aparat kepolisian untuk mendalami proses hukumnya,” jelasnya didampingi Kasubbag Humas, AKP Ketut Wiryayasa di Mapolres Mataram. Pihaknya melakukan pendekatan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah hingga markas komando aparat Polri dan TNI.

Mengenai peredaran narkoba di kota Mataram, ia menjelaskan berbagai jenis telah beredar, seperti yang banyak terungkap yakni sabu, ekstasi, dan ganja. Pihaknya memantau sejumlah titik rawan seperti di Karang Bagu serta Abiantubuh.

Polres Mataram pun tidak akan pandang bulu terhadap setiap pengungkapan kasus narkoba. “Lebih-lebih penegak hukum. Oknum polisi yang terlibat akan diambil tindakan tegas oleh pimpinan,” tegasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close