AKSI UNJUK RASA DARI FRONT PEMUDA PEDULI PEMBANGUNAN NCERA (FP3N) BERTEMPAT DI KANTOR DPRD KAB. BIMA

8 April, 2016
90 Views

UNRAS FP3NBima Kota, Aksi unjuk rasa dari Front Pemuda Peduli Pembangunan Ncera (FP3N), Kamis (07/04/2016) pukul 09.00 wita di kantor DPRD kab. Bima, Kejaksaan Negeri Raba Bima, BPMDes Kab. Bima dengan tuntutan penyalah guna anggran Alokasi Dana Desa ( ADD ) Di desa ncera Kab. Bima tahun anggaran tahun 2015, dengan jumlah massa sebanyak 10 orang, dengan mobil menggunakan Pick- up nopol DT-9951-EE perlengkapan aksi yang digunakan Soundsystem, selebaran yang bertindak sebagai Koorlap Sdra. USMAN.

Sebelumnya massa aksi berkumpul terlebih dahulu di Desa Ncera Kab. Bima dan langsung menuju ke kantor DPRD Kab. Bima. Pukul 09.40 wita massa aksi tiba di Kantor DPRD kab. Bima dan langsung melakukan orasinya, setelah beberapa menit melakukan orasi massa aksi di terima oleh oleh ketua komisi 1 DPRD Kab. Bima SULAIMAN MT. memberikan tanggapan yaitu :

  • Pihaknya akan segera mengundang pihak – pihak terkait termasuk juga mengundang kepala desa encera untuk meminta klarifikasi dalam kasus tersebut.
  • Komisi 1 DPRD Kab. Bima juga akan mendorong kejaksaan negeri raba Bima untuk memprioritaskan kasus tersebut.
  • Sebrapa besar desa yang di rugikan dalam anggaran Dana Desa tersebut dan pengaruhnya ke Desa Ncera.

Tanggapan dari massa aksi yaitu :

  • Anggaran Alokasi Dana Desa ( ADD ) sebesar Rp 750.000.000,- ( Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ) yang tidak berpengaruh pada pembangunan desa encera.
  • Kasus tersebut sudah dilaporkan ke kejaksaan Negeri Raba Bima pada tanggal 21 Maret 2016 lengkap dengan alat bukti.
  • fisiknya jalan yang ada di desa encera merupakan dana swadaya dari masyarat bukan dari dana ADD.
  • Alokasi sungai yang di muat dalam Alokasi Dana Desa ( ADD ) sampai saat ini tidak ada hasil.

Setelah menerima tanggapan dari pihak komisi 1 DPRD Kab. bima massa aksi merasa puas dan melanjutkan aksinya ke kantor kejaksaan Negeri raba Bima

Pukul 10.35 wita massa aksi tiba di kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima  dan langsung menyampaikan pernyataan sikapnya, selanjutnya massa aksi diterima oleh pihak kejaksaan serta dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan terkait kasus tersebut, namun dari pihak massa aksi belum mempunyai bukti yang cukup kuat sehingga massa aksi meninggalkan Kejaksaan Negeri Raba Bima dan melanjutkan aksinya ke Kantor BPMDes Kab. Bima.

Selanjutnya pukul 11.25 wita massa aksi melanjutkan aksi ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMDes) Jln. Garuda No. 6 Kel. Lewirato Kec. Mpunda Kota Bima setibanya dikantor tersebut massa aksi langsung menyampaikan aspirasi, dan meminta berkas SPPJ namun pihak BPMDes tidak memberikan tanggapan dan berkas tersebut, sehingga massa aksi merasa kesal dan mencoba melakukan pengerusakan akan tetapi bisa di antisipasi oleh personil Polres Bima Kota. Unjuk rasa yang di amankan oleh personil Polres Bima Kota ini berakhir pukul 12.35 wita.

You may be interested

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB

spripim ntb - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46544" align="alignnone" width="960"] Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, M.Si memotong tali peresmian Gedung Tahti Polda NTB[/caption] Mataram - Pukul…

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging
Umum
shares7 views
Umum
shares7 views

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging

dokes - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46525" align="alignnone" width="853"] Tim foging Biddokkes Pengasapan Selokan Polsek mataram.[/caption] Mataram-untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang dapat mengancam…

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Jan 17, 2018

Lembar - Polres Lombok Barat kembali mengamankan ribuan ekor burung berbagai jenis yang akan dibawa keluar dari pulau Lombok menuju Bali,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.