Di Bagu Cegah Bahaya Gerakan Radikalisme Dan Anti Pancasila Lewat Siskamling Udara.

7 April, 2016
70 Views
aula desa sintung dalam rangka cegah paham radikalisme

aula desa sintung dalam rangka cegah paham radikalisme

tribratanewsntb.com – Pringgerata, Gagasan Siskamling Udara yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bagu Lombok Tengah Bripka Didi Ismayadi menuai apresiasi positif dari warga binaannya pada pertemuan desa tadi pagi (7/3) di kantor Desa Sintung, Kecamatan Pringgerate Lombok Tengah, untuk mencegah adanya bahaya gerakan radikalisme dan anti pancasila yang menggeret siapapun dan dimanapun dengan iming-iming tertentu sehingga dapat terjerumus dan terhasut oleh aliran tersebut.

“Kita bisa kerahkan kelompok pengamanan swakarsa bersama BKD dengan bersinergi bersama Bhabinkamtibmas dalam mewujudkan rasa aman di tengah masyarakat dengan cara membentuk wadah  siskamling  udara” ungkap Didik.

Dalam pertemuan tersebut, bahasan mengenai adanya kesepakatan antar warga apabila mengetahui kelompok-kelompok yang patut dicurigai sebagai bentuk gerakan radikalisme atau menemukan sebuah kejadian yang dianggap mencurigakan seperti tindak kriminal, bisa saling menghubungi antara pengamanan swakarsa bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat via patroli udara.

“Kita bangun komunikasi dan secara aktif saling memberikan informasi  menggunakan sarana komunikasi ( HT ) tentang pergerakan orang-orang yg patut di curigai atau para pelaku  tindak pidana sehingga dapat segera di antisipasi” tambahnya.

Penggunaan HT (Handy Talky) pada masing-masing perangkat desa dan masyarakat dalam kesepakatannya, agar secara bersinergi dalam penyampaian informasi- informasi penting, supaya apabila ada suatu kejadian bisa diatasi sedini mungkin dan tidak menyebar.

“Dalam wacananya yang memegang HT untuk sementara sementara adalah Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Kepala Dusun dan beberapa Ketua Gapoktan dan swadaya masyarakat sudah sekitar terdaftar 5 HT” tambahnya.

Namun bagaimana dengan ijin HT itu sendiri?. “Untuk ijin kita akan urus setelah beberapa desa memiliki perangkat tersebut, sementara kita bergabung dengan Orari” terang Bripka Didik.

Paham radikalisme ini bisa ditangkal dan dicegah apabila adanya kesinergitasan masyarakat dengan para perangkat desa agar terciptanya rasa aman dan ikut pro aktif warga untuk mengetahui apabila adanya paham-paham yang tidak sesuai atau diluar koridor yang sudah ditentukan oleh pemerintah, segera dilaporkan dan tidak main hakim sendiri. (yos)

You may be interested

Karo SDM Pastikan Pengembangan Karier di Polda NTB Transparan
Headline
shares4 views
Headline
shares4 views

Karo SDM Pastikan Pengembangan Karier di Polda NTB Transparan

adminpolda 7 - Des 12, 2017

[caption id="attachment_44570" align="alignnone" width="600"] Karo SDM Polda NTB Kombes Pol. Eka Satria Bhakti, SIK saat memberikan sambutan[/caption] Mataram - Kepala…

Kakek 70 tahun,Tega Cabuli bocah 13 tahun
Headline
shares8 views
Headline
shares8 views

Kakek 70 tahun,Tega Cabuli bocah 13 tahun

Polres Kab Sumbawa Barat - Des 12, 2017

Taliwang_Sungguh malang nasib SB, bocah 13 tahun ini  harus menjadi korban kejahatan seksusal  dari kakek MT (70 tahun) yang tidak…

Ngamuk Di Pasar, Preman ini Malah “Nangis” Saat Akan Ditangkap Polisi
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Ngamuk Di Pasar, Preman ini Malah “Nangis” Saat Akan Ditangkap Polisi

Polres Dompu - Des 12, 2017

[caption id="attachment_44563" align="alignnone" width="300"] Salah seorang preman saat akan ditangkap sehabis mengamuk dipasar[/caption] Dompu - Sejatinya seorang preman berbadan tegap…

Leave a Comment

Your email address will not be published.