Ayah Terduga Teroris Diterbangkan Ke Poso Cek Kepastian

11 April, 2016
144 Views
ilustrasi diterbangkan ke poso

ilustrasi diterbangkan ke poso

tribratanewsntb Bima – Sukardin, ayah kandung Ishaka terduga teroris asal Bima yang tewas setelah kontak senjata dengan aprat gabungan TNI dan Polri di Poso belum lama ini, pada Rabu (30/3) akan terbang menuju daerah itu. Keberangkatan bapak yang berusia 50 tahun itu, diketahui untuk melihat langsung dan memastikan bahwa yang meninggal itu adalah anaknya. Sukardin yang ditemui wartawan, di Bandara Sultan M. Salahuddin Bima tidak berbicara banyak mengenai keberangkatannya ke Poso. Pasalnya, Ia hanya diminta oleh pihak Kepolisian untuk berangkat dan tidak mengetahui maksud dan tujuannya.

“Saya belum tahu tujuan pergi ke Poso. Soalnya hanya diminta oleh Polisi dengan mendatangi langsung ke rumah, akhir pekan kemarin,” ucapnya dengan nada terbata –bata. Saat ditanya terlalu jauh, Ia terlihat kebingungan serta langsung menundukkan kepala. Diduga Ia sangat shockberat dan terpukul atas kejadian yang menimpa anak keduanya tersebut. Sukardin tidak percaya jika anaknya tersebut bergabung dengan kelompok Santoso, sebab sepengetahuannya anak lelaki satu – satunya itu berpamitan untuk pergi kuliah disala satu perguruan tinggi di Makassar.

“Kami tahunya Ishaka pergi dan berpamitan untuk kuliah,” katanya. Wajahnya yang lugu terlihat pucat dan sesekali mengeluarkan batuk. Bapak lima anak ini diketahui kondisi kesehatannya sedang terganggu. Hal itu dirasakannya sejak mendengar anak buah cintanya dengan sang Istri yakni Januria, meninggal ditembak, karena diduga masuk kelompok jaringan teroris Santoso. Terlepas dari itu, Ia sudah mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut. Hanya saja, Sukardin menginginkan agar Ishaka bisa dipulangkan ke Bima. Karena pihak keluarga dan masyarakat Desa O’o Kecamatan Donggo mengharapkan agar dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

“Kami sudah Ikhlas pak. Mudah – mudahan anak kami bisa dipulangkan untuk dikuburkan dikampung,” harapnya. Sukardin star dari kediaman pridadinya di Desa O’o, sekitar pukul 10.15, dan tiba di Bandara pukul 11.30 wita. Ia diantar oleh Kapolsek Donggo, Ipda Syafruddin SH bersama dua orang anggota Polisi berpakaian bebas, menggunakan mobil dinas Polsek setempat.

“Sukardin ke Poso untuk dilakukan tes DNA,” ujar Kapolsek. Sukardin ke Poso tidak pergi sendirian. Robot masjid ini juga akan ditemani, Usman M. Amin, seorang purnawirawan Polri yang juga sekampung dengannya dan masih memiliki hubungan keluarga. Keduanya akan terbang sekitar pukul 14.00 wita menggunakan pesawat udara Lions Air dengan nomor penerbangan IW – 1836. Dari Bandara Sultan Bima transit Ngurah Rai Bali kemudian menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan selanjutnya menggunakan jalur darat tujuan Poso. (azi)

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram
Reskrim
shares0 views
Reskrim
shares0 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48285" align="alignnone" width="300"] Binluh Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekolah[/caption] Mataram - Kasubag Min Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda…

Seorang Wanita Tertangkap Tangan Menyimpan Shabu Sebanyak 339.36 gram
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Seorang Wanita Tertangkap Tangan Menyimpan Shabu Sebanyak 339.36 gram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

Mataram - Tim Opsnal Sub Dit I Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB yang dipimpin oleh AKBP Cheppy Ahmad Hidayat S.Ag…

Binkam
shares5 views

KUNJUNGAN KERJA WANTIMPRES KE MAKO DIT POLAIR POLDA NTB

Polair Polda NTB - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48277" align="alignnone" width="960"] foto bersama anggota Wantimpres, Wakapolda NTB dan Wadir polair Polda NTB bserta staff[/caption] Lembar - Direktorat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.