Ayah Terduga Teroris Diterbangkan Ke Poso Cek Kepastian

11 April, 2016
117 Views
ilustrasi diterbangkan ke poso

ilustrasi diterbangkan ke poso

tribratanewsntb Bima – Sukardin, ayah kandung Ishaka terduga teroris asal Bima yang tewas setelah kontak senjata dengan aprat gabungan TNI dan Polri di Poso belum lama ini, pada Rabu (30/3) akan terbang menuju daerah itu. Keberangkatan bapak yang berusia 50 tahun itu, diketahui untuk melihat langsung dan memastikan bahwa yang meninggal itu adalah anaknya. Sukardin yang ditemui wartawan, di Bandara Sultan M. Salahuddin Bima tidak berbicara banyak mengenai keberangkatannya ke Poso. Pasalnya, Ia hanya diminta oleh pihak Kepolisian untuk berangkat dan tidak mengetahui maksud dan tujuannya.

“Saya belum tahu tujuan pergi ke Poso. Soalnya hanya diminta oleh Polisi dengan mendatangi langsung ke rumah, akhir pekan kemarin,” ucapnya dengan nada terbata –bata. Saat ditanya terlalu jauh, Ia terlihat kebingungan serta langsung menundukkan kepala. Diduga Ia sangat shockberat dan terpukul atas kejadian yang menimpa anak keduanya tersebut. Sukardin tidak percaya jika anaknya tersebut bergabung dengan kelompok Santoso, sebab sepengetahuannya anak lelaki satu – satunya itu berpamitan untuk pergi kuliah disala satu perguruan tinggi di Makassar.

“Kami tahunya Ishaka pergi dan berpamitan untuk kuliah,” katanya. Wajahnya yang lugu terlihat pucat dan sesekali mengeluarkan batuk. Bapak lima anak ini diketahui kondisi kesehatannya sedang terganggu. Hal itu dirasakannya sejak mendengar anak buah cintanya dengan sang Istri yakni Januria, meninggal ditembak, karena diduga masuk kelompok jaringan teroris Santoso. Terlepas dari itu, Ia sudah mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut. Hanya saja, Sukardin menginginkan agar Ishaka bisa dipulangkan ke Bima. Karena pihak keluarga dan masyarakat Desa O’o Kecamatan Donggo mengharapkan agar dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

“Kami sudah Ikhlas pak. Mudah – mudahan anak kami bisa dipulangkan untuk dikuburkan dikampung,” harapnya. Sukardin star dari kediaman pridadinya di Desa O’o, sekitar pukul 10.15, dan tiba di Bandara pukul 11.30 wita. Ia diantar oleh Kapolsek Donggo, Ipda Syafruddin SH bersama dua orang anggota Polisi berpakaian bebas, menggunakan mobil dinas Polsek setempat.

“Sukardin ke Poso untuk dilakukan tes DNA,” ujar Kapolsek. Sukardin ke Poso tidak pergi sendirian. Robot masjid ini juga akan ditemani, Usman M. Amin, seorang purnawirawan Polri yang juga sekampung dengannya dan masih memiliki hubungan keluarga. Keduanya akan terbang sekitar pukul 14.00 wita menggunakan pesawat udara Lions Air dengan nomor penerbangan IW – 1836. Dari Bandara Sultan Bima transit Ngurah Rai Bali kemudian menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan selanjutnya menggunakan jalur darat tujuan Poso. (azi)

You may be interested

Polsek Lingsar Amankan 813 Liter Miras
Umum
shares1 views
Umum
shares1 views

Polsek Lingsar Amankan 813 Liter Miras

Polres Mataram - Nov 19, 2017

Mataram - Polsek Lingsar hari ini Sabtu (18/11) melaksanakan razia di seputaran wilayah hukum Polsek Lingsar. Razia yang dipimpin langsung…

Polsekta Cakranegara Ringkus Pria Berusia 50 Tahun
Reskrim
shares4 views
Reskrim
shares4 views

Polsekta Cakranegara Ringkus Pria Berusia 50 Tahun

Polres Mataram - Nov 19, 2017

Mataram - Team Opsnal Unit Reserse Kriminal Polsekta Cakranegara berhasil mengamankan pelaku pencurian pada hari Jum'at (17/11). "Pelaku pencurian yang…

Aksi Kapolres Loteng Kepada Bocah Penderita Luka Bakar Ini Bikin Terenyuh
Featured
shares4 views
Featured
shares4 views

Aksi Kapolres Loteng Kepada Bocah Penderita Luka Bakar Ini Bikin Terenyuh

Polres Lombok Tengah - Nov 18, 2017

[caption id="attachment_1936" align="alignleft" width="338"] Ahmad menerima hadiah berupa Buku dari Kapolres Loteng (17/11)[/caption] Praya – beginilah nasib Ahmad Ardiawan (6),…

Leave a Comment

Your email address will not be published.