Polda NTB Libatkan “Cyber Crime” Mabes Polri Cari Direktur RSUP Yang Hilang

11 April, 2016
108 Views
Cyber-Crime-Ilustrasi

Cyber-Crime-Ilustrasi

tribratanewsntb.com Mataram – Sejauh ini belum ada yang signifikan dari upaya pencarian Direktur RSUP NTB, dr. Mawardi Hamri, MPPM. Polda NTB pun membentuk tim khusus,hingga melibatkan “cyber crime” Mabes Polri. Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono, SH, MH mengakui usaha mencari Mawardi Hamri belum menunjukkan tanda tanda.

“Belum ada yang signifikan, tapi upaya sudah maksimal dengan bentuk tim khusus,” kata Kapolda ditemui di Hotel Santika Mataram, Selasa (29/3). Bahkan pihaknya sudah menyebar informasi dan memasang foto di media massa, dengan harapan bisa membantu pencarian. Apalagi kesulitannya saat ini, handphone Mawardi sudah off.

“Tapi kapan hidupnya Hape itu nanti pasti akan ketahuan posisi terakhirnya dimana,” sebut Kapolda. Guna memaksimalkan pencarian, pihaknya bekerjasama dengan Cyber Crime Mabes Polri dengan kekuatan jangkauan lebih jauh dan dilengkapi teknologi yang cukup mendukung. Selain Mabes Polri, secara khusus dilibatkan juga Polda Jawa Timur.

“Nanti siapa yang tau duluan, dia informasikan ke kita,” terangnya. Soal Polisi yang dinilai lamban mencari keberadaan pejabat kelahiran Lombok Timur ini, menurutnya kendala berat pada petunjuk yang bisa mengarah ke Mawardi dan orang yang membawanya saat itu. Karena saat hilang Rabu lalu, Mawardi Hamri tidak dalam paksaan orang tertentu. Saat itu saksi yang tinggal bersama Mawardi pun diakuinya tak bisa memberikan informasi lengkap, karena hanya melihat sebuah mobil Hitam menjemput dengan posisi tanpa paksaan. Masalah lain, ketika Mawardi hilang Rabu lalu, hari berikutnya merupakan libur nasional, berlanjut akhir pekan. Sehingga banyak instansi yang tutup dan sumber sumber yang bisa dikorek informasinya tak bisa diperoleh keterangan.

”Semua instansi yang kita hubungi libur. Sehingga belum maksimal kita koordinasi lintas sektoral,” terang dia. Apakah sudah bisa ditemukan motif tertentu? Kapolda belum berani memastikan. Sebab belum ada saksi yang dianggap mendukung. Informasi dari berbagai pihak pun belum bisa dijadikan petunjuk kuat.

“Soal penculikan pun belum bisa dikatakan demikian,” tegasnya. Ditanya soal upaya terbaru, pihaknya sudah berkoordinasi juga dengan sejumlah bank dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini untuk mengecek posisi transaksi terbaru dari Mawardi Hamri. Dari transaksi itu, akan dicaritahu detail lokasi dan jumlah uang yang dicairkan. Namun ini pun masih ada kendala menurutnya, karena data transaksi hanya boleh diakses pemilik rekening. Meski pun untuk kepentingan penyelidikan, namun tetap terhalang SOP dari perbangkan berdasarkan regulasi OJK. (azi)

You may be interested

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB

spripim ntb - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46544" align="alignnone" width="960"] Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, M.Si memotong tali peresmian Gedung Tahti Polda NTB[/caption] Mataram - Pukul…

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging
Umum
shares7 views
Umum
shares7 views

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging

dokes - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46525" align="alignnone" width="853"] Tim foging Biddokkes Pengasapan Selokan Polsek mataram.[/caption] Mataram-untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang dapat mengancam…

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Jan 17, 2018

Lembar - Polres Lombok Barat kembali mengamankan ribuan ekor burung berbagai jenis yang akan dibawa keluar dari pulau Lombok menuju Bali,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.