Kasus Kelola Sarang Burung Walet, Penyidik Resmi Tahan M

11 April, 2016
112 Views
kasus sarang burung walet ilustrasi

kasus sarang burung walet ilustrasi

tribratanewsntb.com Bima – Direktur pengelola Sarang burung walet (SBW) inisial M, akhirnya ditahan secara resmi Polres Bima Kota, akhir pekan kemarin. Oknum itu, ditahan lantaran tersangkut kasus dugaan penipuan kelola sarang burung walet sebesar Rp 1,3 miliar.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, menyebutkan, sebelum ditahan. Oknum itu, sempat diperiksa secara intensif untuk dimintai keterangan seputar kasus tersebut oleh penyidik SatReskrim Polres Bima Kota.

Sejak dilaporkan oleh Edi Sabara melalui Penasehat hukumnya (PH), M. Chasman SH pada awal Bulan kemarin. Penyidik telah memanggil sejumlah pejabat diruang lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, selaku pihak panitia tender kelola SBW. Usai meminta keterangan dari pihak pelapor dan pihak terkait. Penyidik kemudian memanggil oknum terlapor inisial M, yang juga selaku Direktur CV pemenang tender kelola SBW. Hanya saja, oknum tersebut mangkir dari panggilan.

Akibat hal itu, penyidik akhirnya kembali mengeluarkan surat panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. Saat pemanggilan itu, M memenuhi panggilan. Ia diperiksa oleh penyidik selama empat jam, mulai sekitar pukul 16.00 wita hingga 20. 00 wita. Setelah diperiksa mulai dari Sore hingga malam itu, oknum tersebut langsung ditahan. Penahanannya menimbulkan reaksi dari pihak keluarga. Bahkan pihak keluarga sempat mendatangi Sat Reskrim Polres Bima Kota. Setelah diklarifikasi, pihak keluarga akhirnya mengerti dan memilih untuk pulang.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Antonius F Gea, S. Ik dikonfirmasi Suara NTB, via ponselnya, akhir pekan kemarin, belum mengetahui jika M, telah ditahan oleh pihaknya.

“Kalau soal itu, saya belum tahu. Soalnya saya sedang tugas luar Kota,” terangnya.

Hanya saja, Antonius membenarkan, jika pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap M, terkait kasus dugaan penipuaan kelola SBW. “Pemeriksaannya memang sudah dilakukan. Namun saya akan koordinasi dulu dengan anggota, mengenai statusnya sekarang. Nanti akan saya kabarin lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rekanan pemenang tender kelola sarang burung walet (SBW) milik Pemerintah Kabupaten Bima, inisial M, dilaporkan ke Polisi oleh Edy Sabara. Terlapor diduga melakukan penipuan uang milik pelapor, senilai Rp 1,3 miliar. Edy merasa ditipu oleh pihak CV yang dikelola M, karena sejak memenangkan tender dan mengelola SBW pada Desember 2015 lalu, hingga saat ini kelola yang dijanjikan dan dikerjakan penuh sebagai pemodal tidak direalisasikan. Bahkan CV tersebut bekerja sendiri dan memutus komunikasi sepihak dengan pelapor. (azi)

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu
Reskrim
shares1 views
Reskrim
shares1 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu

DIT NARKOBA - Feb 22, 2018

Mataram - Kompol I Nengah Martawan, S.Sos bersama dengan 2 (dua) orang anggotanya atas nama Bripka I Gede Suarsana dan…

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong
Binkam
shares3 views
Binkam
shares3 views

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong

Polres Lotim - Feb 22, 2018

[caption id="attachment_48300" align="alignleft" width="355"] BARANG BUKTI AYAM WARGA YANG MATI AKIBAT DIRACUNI TERSANGKA[/caption] Selong - Kelakuan remaja saat ini terkadang…

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48285" align="alignnone" width="300"] Binluh Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekolah[/caption] Mataram - Kasubag Min Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda…

Leave a Comment

Your email address will not be published.