Terduga Teroris Asal Bima, Tewas Di Poso

11 April, 2016
69 Views
ilustrasi teroris mati

ilustrasi teroris mati

tribratanewsntb, Bima – Seorang warga desa O’o Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, dikabarkan tewas setelah kontak senjata dengan aparat gabungan TNI dan Polri di Poso Sulawesi Tenggara, pada Selasa (22/3) kemarin. Warga yang diketahui bernama Ishaka (24), itu diduga merupakan anggota jaringan Santoso (gembong teroris yang paling dicari). Dari hasil penelusuran, Ishaka dilahirkan di desa O’o tahun 1992 silam. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara, pasangan Sukardin (Bapak) dan Januria (Ibu). Kakak Kandung Ishaka, Titin, kepada wartawan, Kamis (24/3) mengaku kaget mendengar adik laki – lakinya yang kini berusia 24 tahun tersebut meninggal akibat kontak senjata dengan aparat TNI dan Polri di Poso dan masuk dalam jaringan teroris Santoso.

“Kami pertama dikabarin oleh seseorang melalui telepon yang mengaku anggota Polisi. Bahwa Ishaka telah meninggal di Poso,” ucap Titin. Untuk memastikan informasi tersebut, Ia bersama keluarganya mendatangi Polsek Donggo untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut. Pihak aparat Polsek pun membenarkan jika yang meninggal itu tiada lain adalah anggota keluarga mereka. “Kami sekleluarga langsung sok terutama ibu,” katanya.

Menurut Titin, sejumlah pihak keluarga tidak percaya jika Ishaka terlibat dalam jaringan teroris dan nyawanya berhasil akibat kontak senjata. Padahal keluarga mengetahui Ia, sedang kuliah disalah satu perguruan tinggi di Makassar . “Yang kami tahu, dia pergi kuliah di Makassar dan kami dia tidak tahu masuk dalam jaringan teroris,” akunnya.

Titin mengakui, keluarga terakhir kali melihat Ishaka pada tahun 2014 lalu. Saat itu, Ishaka berpamitan untuk kuliah. Walaupun sempat sempat pulang pada bulan Puasa 2014 kemarin dan kembali lagi ke Makassar. Namun setelah itu tidak lagi ada kabar.

“Saat merantau jarang sekali menelpon, dan terakhir pulang ke Bima pada Bulan puasa 2014 lalu,” terangnya. Menurutnya, adiknya tersebut merupakan sosok pendiam, sopan, rajin shalat dan rajin shalat di masjid. Sehingga membuat sejumlah keluarga sok berat dan tidak percaya dengan informasi itu.

“Namun Jika memang informasinya demikian. Kami meminta kepada pihak kepolisian agar segera memulangkan Ishaka untuk segera dimakamkan,” harapnya Terpisah Kapolres Bima AKBP Gatut Kurniadin, S.Ik,dikonfirmasi membenarkan adanya salah seorang warga Bima yang meninggal di Poso. Hanya saja, hal tersebut berupa informasi, dan bukan laporan ataupun informasi resmi.

“Memang kami mendapatkan informasinya, tapi bukan secara resmi. Namun terkait adanya persoalan ini dan untuk memastikannya kami akan berkoordinasi denga Polda Sulteng,” pungkasnya. (azi)

You may be interested

Polsek Lambu Berhasil Membubarkan Perjudian Sabung Ayam Di Tiga Tempat
Reskrim
shares5 views
Reskrim
shares5 views

Polsek Lambu Berhasil Membubarkan Perjudian Sabung Ayam Di Tiga Tempat

Polres Bima Kota - Okt 16, 2017

[caption id="attachment_41288" align="alignleft" width="334"] Kapolsek Lambu Beserta anggota saat membubarkan perjudian sabung ayam[/caption] Bima Kota – Tidak henti-hetinya polisi memberantas…

Laporan Kapolres, Polda NTB Dapat Respon Baik Dari Masyarakat
Binkam
shares5 views
Binkam
shares5 views

Laporan Kapolres, Polda NTB Dapat Respon Baik Dari Masyarakat

adminpolda 2 - Okt 16, 2017

[caption id="attachment_37394" align="alignnone" width="600"] mako polda ntb[/caption] Mataram - Respon masyarakat terhadap kinerja Polda NTB menurut Wakapolda NTB Kombes Pol.…

Gelar Operasi Antik, Hari Pertama Polres Sumbawa Ringkus Pengedar Narkoba
Umum
shares9 views
Umum
shares9 views

Gelar Operasi Antik, Hari Pertama Polres Sumbawa Ringkus Pengedar Narkoba

Polres Sumbawa - Okt 16, 2017

Sumbawa Besar -  Operasi Antik Gatarin 2017 telah dimulai tepatnya pada pukul 00.00 Wita pergantian waktu tadi (16/10). Operasi dengan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.