Terduga Teroris Asal Bima, Tewas Di Poso

11 April, 2016
75 Views
ilustrasi teroris mati

ilustrasi teroris mati

tribratanewsntb, Bima – Seorang warga desa O’o Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, dikabarkan tewas setelah kontak senjata dengan aparat gabungan TNI dan Polri di Poso Sulawesi Tenggara, pada Selasa (22/3) kemarin. Warga yang diketahui bernama Ishaka (24), itu diduga merupakan anggota jaringan Santoso (gembong teroris yang paling dicari). Dari hasil penelusuran, Ishaka dilahirkan di desa O’o tahun 1992 silam. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara, pasangan Sukardin (Bapak) dan Januria (Ibu). Kakak Kandung Ishaka, Titin, kepada wartawan, Kamis (24/3) mengaku kaget mendengar adik laki – lakinya yang kini berusia 24 tahun tersebut meninggal akibat kontak senjata dengan aparat TNI dan Polri di Poso dan masuk dalam jaringan teroris Santoso.

“Kami pertama dikabarin oleh seseorang melalui telepon yang mengaku anggota Polisi. Bahwa Ishaka telah meninggal di Poso,” ucap Titin. Untuk memastikan informasi tersebut, Ia bersama keluarganya mendatangi Polsek Donggo untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut. Pihak aparat Polsek pun membenarkan jika yang meninggal itu tiada lain adalah anggota keluarga mereka. “Kami sekleluarga langsung sok terutama ibu,” katanya.

Menurut Titin, sejumlah pihak keluarga tidak percaya jika Ishaka terlibat dalam jaringan teroris dan nyawanya berhasil akibat kontak senjata. Padahal keluarga mengetahui Ia, sedang kuliah disalah satu perguruan tinggi di Makassar . “Yang kami tahu, dia pergi kuliah di Makassar dan kami dia tidak tahu masuk dalam jaringan teroris,” akunnya.

Titin mengakui, keluarga terakhir kali melihat Ishaka pada tahun 2014 lalu. Saat itu, Ishaka berpamitan untuk kuliah. Walaupun sempat sempat pulang pada bulan Puasa 2014 kemarin dan kembali lagi ke Makassar. Namun setelah itu tidak lagi ada kabar.

“Saat merantau jarang sekali menelpon, dan terakhir pulang ke Bima pada Bulan puasa 2014 lalu,” terangnya. Menurutnya, adiknya tersebut merupakan sosok pendiam, sopan, rajin shalat dan rajin shalat di masjid. Sehingga membuat sejumlah keluarga sok berat dan tidak percaya dengan informasi itu.

“Namun Jika memang informasinya demikian. Kami meminta kepada pihak kepolisian agar segera memulangkan Ishaka untuk segera dimakamkan,” harapnya Terpisah Kapolres Bima AKBP Gatut Kurniadin, S.Ik,dikonfirmasi membenarkan adanya salah seorang warga Bima yang meninggal di Poso. Hanya saja, hal tersebut berupa informasi, dan bukan laporan ataupun informasi resmi.

“Memang kami mendapatkan informasinya, tapi bukan secara resmi. Namun terkait adanya persoalan ini dan untuk memastikannya kami akan berkoordinasi denga Polda Sulteng,” pungkasnya. (azi)

You may be interested

Karo SDM Pastikan Pengembangan Karier di Polda NTB Transparan
Headline
shares4 views
Headline
shares4 views

Karo SDM Pastikan Pengembangan Karier di Polda NTB Transparan

adminpolda 7 - Des 12, 2017

[caption id="attachment_44570" align="alignnone" width="600"] Karo SDM Polda NTB Kombes Pol. Eka Satria Bhakti, SIK saat memberikan sambutan[/caption] Mataram - Kepala…

Kakek 70 tahun,Tega Cabuli bocah 13 tahun
Headline
shares8 views
Headline
shares8 views

Kakek 70 tahun,Tega Cabuli bocah 13 tahun

Polres Kab Sumbawa Barat - Des 12, 2017

Taliwang_Sungguh malang nasib SB, bocah 13 tahun ini  harus menjadi korban kejahatan seksusal  dari kakek MT (70 tahun) yang tidak…

Ngamuk Di Pasar, Preman ini Malah “Nangis” Saat Akan Ditangkap Polisi
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Ngamuk Di Pasar, Preman ini Malah “Nangis” Saat Akan Ditangkap Polisi

Polres Dompu - Des 12, 2017

[caption id="attachment_44563" align="alignnone" width="300"] Salah seorang preman saat akan ditangkap sehabis mengamuk dipasar[/caption] Dompu - Sejatinya seorang preman berbadan tegap…

Leave a Comment

Your email address will not be published.