Polisi Sita Ratusan Lembar Uang Palsu dari Pelaku Curanmor

11 April, 2016
72 Views

ilustrasi uang palsu

ilustrasi uang palsu

tribratanewsntb.com Kota Bima – Satreskrim Polres Bima Kota berhasil menyita sebanyak 240 lembar uang pecahan Rp 100 ribu, dari seorang pelaku pencurian motor (Curanmor), S (19). Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) kunci T, Senjata tajam (Sajam), Senjata kelereng dan amunisi dari tangan warga Kelurahan Rontu Kecamatan Raba tersebut. Kasat Reskrim Polres Bima Kota AKP Antonius F. Gea. S.Ik kepada wartawan, Rabu (23/3) mengatakan, terungkapnya kasus tersebut, berawal dari laporan seorang warga yang kehilangan motornya, dikos-kosan di kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda, pada Senin sore (21/3) sekitar pukul 16.70 wita.

“Berawal dari laporan warga yang hilang motor saat diparkir di halaman kos,” ucapnya. Kata dia, usai mengantongi indentitas dan ciri – ciri, kemudian tim Buru Sergap (Buser) Polres setempat langsung mencari tahu keberadaan pelaku. Tim buser hanya memerlukan waktu selama satu hari untuk menangkap pelaku.

“tim langsung turun memburu pelaku, dalam tempo 24 jam, tiga orang pelaku langsung diringkus di tempat yang berbeda,” katanya. Menurut dia, pelaku pertama yang diringkus yakni, S. Pelaku ditangkap dikediamannya di kelurahan Rontu. Tidak hanya itu, juga melakukan penggeledahan dalam rumah tersangka. Alhasil pihaknya, menemukan dan langsung menyita uang pecahan Rp 100 ribu palsu berjumlah 240 lembar yang siap diedarkan.

“Selain uang palsu, anggota juga menyita satu buah kunci T, dua sajam jenis golok, satu unit senjata kelereng dan satu butir amunisi aktif,” terangnya. Kasat menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi oleh pihaknya. Pelaku mengaku uang tersebut ditemukan dibawah pohon yang kemudian disimpannya dalam rumah.

“Itu sementara pengakuan pelaku saat diperiksa oleh penyidik,” tuturnya. Meski begitu pihaknya akan tetap mengembangkan kasus tersebut. Sebab dugaan sementara pelaku merupakan sindikat curanmor dan pengedar uang palsu di wilayah Kabupaten dan Kota Bima. “Akan tetap dikembangkan dan tetap ditelusuri,” jelasnya.

Sementara dua pelaku lainnya, yakni F dan M, ditangkap di wilayah Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Dua orang warga Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda diduga satu kelompok dengan S. “Dua orang pelaku ini mengakui perbuatannya. Kami mengamankan BB sebuah pucuk senjata Api (Senpi) dan satu unit sajam jenis golok,” terangnya.

Antonius menegaskan pelaku, yang terlibat tersebut akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara. Sedangkan untuk pemilik sajam dan senpi masih dalam pemeriksaan secara intensif.

“Sementara S, juga masih pada tahap pemeriksaan terkait kepemilikan uang palsu,” pungkas Antonius. (azi)

You may be interested

Sabhara Perketat Pengamanan Jalur Kedatangan Irwasum Polri
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Sabhara Perketat Pengamanan Jalur Kedatangan Irwasum Polri

DIT SABHARA - Sep 22, 2017

Mataram – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap tamu VIP yaitu tamu dari mabes polri yakni bapak Itwasum mabes…

Meningkatkan Patroli di Daerah Wisata, Menyambut Tahun Baru Islam
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Meningkatkan Patroli di Daerah Wisata, Menyambut Tahun Baru Islam

DIT SABHARA - Sep 21, 2017

Mataram - Tahun Baru Islam ke 1439 Hijriah yang merupakan salah satu hari besar umat Islam jatuh pada hari Kamis…

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam
Binkam
shares5 views
Binkam
shares5 views

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam

DIT SABHARA - Sep 21, 2017

Mataram – Rabu (20/09/2017) Pukul 23.00 wita anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 ki 2 melaksanakan apel persiapan dan doa…

Leave a Comment

Your email address will not be published.