Pengadaan Perangkat IT Rp 5 Miliar di KLU Diduga Bermasalah, Polda Turun Tangan

ilustrasi perangkat it
ilustrasi perangkat it

tribratanewsntb.com, Mataram – Ada kasus baru diusut Ditreskrimsus Polda NTB. Mulai awal Maret 2016 lalu, diselidiki pengadaan perangkat Information Technology (IT) untuk 33 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

“Sekarang sudah kami tingkatkan ke penyelidikan,” kata Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Andy Hermawan, SIK, Selasa (22/3). Dari penyelidikan awal, dugaan penyimpangan terjadi pada pengadaan barang dan jasa. “Ada indikasi kecurangan mulai proses lelangnya,” sambungnya.

Untuk memperdalam penyelidikan, tim kemarin memeriksa Sekda KLU, Drs. H.Suardi,MH. Dia diperiksa penyidik Unit III sejak Pukul 09.00 Wita hingga dzuhur. Menurut Andy, pemeriksaan Sekda dalam kapasitas sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD). “Jadi beliau yang tau pengalokasian anggaran untuk item kegiatan pengadaan barang jasa di sana (Pemda KLU),” kata Andy.

Gambaran mengenai kasus ini, bermula dari keinginan Pemda setempat melakukan pengadaan perangkat pendukung pendidikan di SD, berbasis IT. Nilainya Rp 5 Miliar bersumber dari APBD tahun 2013. Diperkirakan, nilai anggaran sebesar itu terdistribusi sebesar Rp 130 juta per sekolah, untuk 33 SD setempat. Dalam rangkaian Puldata dan Pulbaket, timnya sudah diturunkan ke lapangan. Hasil pemeriksaan ke sekolah sekolah, rupanya alat peraga IT itu tidak bermanfaat alias mangkrak. Sebab kepala sekolah dan guru guru tidak paham memfungsikannya, apalagi siswa tingkat SD.

“Jadi asas manfaatnya tidak ada samasekali. Alat itu nganggur di sekolah sekolah,” terangnya. Selain Sekda KLU, jauh sebelumnya sudah diperiksa sejumlah saksi penting. Mulai dari panitia pengadaan, rekanan pemenang tender, termasuk Dikpora KLU dan sejumlah sekolah yang jadi sampling. Karena data lapangan sudah lengkap, menjadi dasar pertimbangan ditingkatkan ke penyelidikan. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close