Polantas Polres Loteng Layani Masyarakat Gunakan Pakaian Adat

sat lantas loteng gunakan pakaian adat
sat lantas loteng gunakan pakaian adat

tribratanewsntb.com, Mataram – Ada cara unik dilakukan Lombok Tengah (Loteng) untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Salah satunya menggunakan pendekatan kultur. Mulai Senin kemarin, anggota Sat Lantas setempat mengenakan pakaian adat saat memberikan pelayanan.

Pemandangan yang sedikit berbeda itu terlihat Senin (21/03). Anggota di jajaran Satuan Lalulintas yang sebelumnya berseragam dominasi colekat, kali ini unik karena dikombinasi dengan pakaian adat Sasak. Para personel Lalulintas ini menggunakan pakaian adat itu operasi saat rawan pagi. Tampak berbeda, namun tak menghilangkan postur seorang polisi. Menggunakan pakaian adat Sasak itu merupakan rangkaian kegiatan Operasi Simpatik Gatarin 2016 yang berakhir Senin kemarin.

Terlihat, sambil mengatur lalulintas, para personel juga mensosialisasikan untuk selalu tertib berlalulintas guna mengurangi terjadinya kecelakaan lalulintas. Selain petugas di lapangan, seluruh pelayanan kepada masyarakat mulai dari pelayanan SIM, sampai petugas Samsat menggunakan pakaian Sasak. Tidak hanya itu, program jalur berhadiah juga akan dilaksanakan di simpang empat PLN Praya bersama siswa siswi dari TK Bhayangkari Cabang Loteng, masih dengan konsep yang sama.

Kasat Lantas Polres Lombok Tengah (Loteng) AKP Pratiwi Noviani SH menjelaskan, dengan mengenakan pakaian adat Sasak, sosialiasi tertib lalu lintas yang dilaksanakannya akan lebih menarik dan mudah diterima oleh masyarakat. “Kami berusaha melakukan pendekatan adat, pendekatan budaya, termasuk yang kami lakukan dengan menempatkan anggota berpakaian adat. Ini agar pesan pesan lalulintas kami bisa lebih diterima masyarakat,” kata Pratiwi. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close