Tersangka Kasus Pengggelapan Jual Beli Lahan Kantor DPC Gerindra Lobar Ditahan Polisi

12 April, 2016
122 Views
ilustrasi penangkapan polisi

ilustrasi penangkapan polisi

tribratanewsntb.com Giri Menang – Penyidik Polres Lombok Barat akhirnya menahan tersangka kasus dugaan penggelapan jual beli lahan kantor DPC Gerindra Lobar yang berlokasi di Penas Gerung. Tersangka insial A ditahan setelah kasus ini dilimpahkan ke kejaksaan. Untuk melengkapi berkas perkara ini, penyidik akan mengkomlontir anggota DPRD khususnya dari fraksi Gerindra. Penyidik perlu melakukan komplontir tersebut untuk memenuhi petunjuk jaksa, pasalnya jaksa mengembalikan berkas perkara tersebut karena dinilai belum lengkap. yang mengembalikan berkas perkara tersebut

Demikian dikatakan, Kasatreskrim Polres Lobar, AKP Joko Tamtomo kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (17/3) kemarin. “Tersangka dugaan kasus penggelapan jual beli lahan gerindra ditahan, penahanan dilakukan beberapa pekan lalu,”terang Joko Tamtomo. Dijelaskan, penahanan dilakukan dua pekan lalu dengan pertimbangan bahwa status tersangka telah ditetapkan dan khawatir menghilangkan barang bukti. Penahanan masih dilakukan sampai saat ini sesuai ketentuan yang berlaku.

Berkas kasus ini pun telah diajukan ke JPU, namun menurut penilaian JPU masih ada yang kurang sehingga diminta untuk ditambah berkasnya. Berkas itu pun dikembalikan (P19) dan meminta pihak Polres memnuhi petunjuk jaksa tersebut. Kekurangan yang dimaksud sesuai petunjuk jaksa kata Joko melakukan komplontir tersangka denga anggota dewan khususnya yang membeli lahan tersebut. Upaya untuk mengkomlontir anggota dewan masih menuai kendala, lantaran anggota dewan massih sibuk melakukan kunjungan kerja ke seumlah daerah. “Perlu kami komplontir sesuaipetunjuk jaksa,”ujarnya.

Ia menerangkan jika berkas perkara sudah lengkap maka pihaknya akan mengirim lagike jaksa. Setelah itu tinggal menunggu perintah jaksa unruk pelimpahan berkas, tersangka dan barang bukti. Terkait kapan akan dilakukan komplontir jelasnya dalam waktu dekat ini. Pihaknya sudah membuat surat panggilan ke dewan untuk dimintai keterangan terkait hal ini. Menurutnya, penanganan kasus ini sempat terkatung-katung setelah ia bertugas sebagai Kasatreskrim ia lalu membedah semua perkara peninggalan. Pihaknya membedah semua dokumen beras yang tak memiliki kepastian hukum untuk mendapakan kejalasan penanganan hukum terhadap perkara tersebut. “Salah satu contohnya kasus lahan Gerindra ini, kami lakukan penahanan dan pengiriman berkas ke Jaksa,”imbuhnya.

Tersangka A ini sendiri bertindak selaku perantara, tersangka diduga tak menyetor hasil pembayaran lahan tersebut ke pemilik lahan. Atas perbuatan tersangka, disangkakan dugaan penggelapan pasal 372 dengan ancamn 4 tahun penjara. Sementara itu wakil ketua HM Nursaid mengaku telah mendapatkan informasi bahwa tersangka IA telah ditahan. Namun ditanya terkait kapan dipanggil polisi, ia belum mengetahui sebab sampai saat ini belum ada panggilan. “sudah ditahan tersangkanya,“kata Politisi Gerindra ini. Terkait pembayaran lahan tersebut, Ia mengklaim telah menerahkan DP 85 persen dari harga lahan, sedangkan sisanya sudah dilunasi. “Pembayarannya sudah lunas, tidak ada yang ditunggak,”kilah fraksi Gerindra HM Nursaid. Pihaknya pun memegang bukti perikatan jual beli, perikatan sertifikat, kwitansi pelunasan pembayaran lahan, sertifikat, akte jual beli di notaris.

Ia menduga, terkait persoalan pembayaran ini terletak diinternal pemilik lahan dengan pihak kuasanya. Persoalannya bukan di pihak gerindera. Hal senada disampaikan, dewan fraksi Gerindra yang Mariadi. ia mengaku semua pembayaran lahan itu sudah lunas. Diketahui, kasus ini mencuat setelah ibu Rona mempersoalkan jual beli lahan seluas 4,1 are mmiliknya. Pasalnya, ia sampai saat ini belum menerima sisa pembayaran lahannya Rp 60 juta lebih dari harga lahan Rp 200 juta. Atas persoalan ini, pemililk lahan pun melaporkan persoalan jual beli lahan ini ke Polres Lobar. (azi)

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram
Reskrim
shares0 views
Reskrim
shares0 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48285" align="alignnone" width="300"] Binluh Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekolah[/caption] Mataram - Kasubag Min Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda…

Seorang Wanita Tertangkap Tangan Menyimpan Shabu Sebanyak 339.36 gram
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Seorang Wanita Tertangkap Tangan Menyimpan Shabu Sebanyak 339.36 gram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

Mataram - Tim Opsnal Sub Dit I Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB yang dipimpin oleh AKBP Cheppy Ahmad Hidayat S.Ag…

Binkam
shares5 views

KUNJUNGAN KERJA WANTIMPRES KE MAKO DIT POLAIR POLDA NTB

Polair Polda NTB - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48277" align="alignnone" width="960"] foto bersama anggota Wantimpres, Wakapolda NTB dan Wadir polair Polda NTB bserta staff[/caption] Lembar - Direktorat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.