Pengedar Narkoba Lintas Kabupaten Dibekuk Polres Loteng

tahanan narkoba
tahanan narkoba

tribratanewsntb.com Praya – Seorang pria berinisil SH (38) warga Desa Sakra Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur (Lotim), dibekuk tim Buser Polres Lombok Tengah (Loteng). Saat tengah mengendarkan narkoba di wilayah Desa Peseng Kecamatan Kopang, Jumat (11/3) lalu. Pelaku diduga merupakan pengedar narkoba lintas daerah. Dengan wilayah kerja Lotim dan Loteng.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah paket narkoba siap endar. “Pelaku ini spesialis pengedar narkoba jenis sabu. Dengan wilayah kerja Loteng dan Lotim,” ungkap Kasubag. Humas Polres Loteng, AKP Made Suparte, kepada wartawan, Senin (14/3) kemarin.

Penangkapan pelaku yang disinyalir sebagai bagian dari jaringan besar peredaran narkoba di Loteng dan Lotim tersebut, berawal dari informasi masyarakat. Kalau pelaku akan mengedarkan narkoba diwilayah Desa Peseng. Mendapat laporan tersebut, tim Buser Polres Loteng pun bergerak.

Setelah beberapa waktu melakukan pengataman, polisi akhirnya mendapati pelaku memasuki wilayah Desa Peseng sekitar pukul 14.00 wita. Tanpa pikir panjang, polisi kemudian melakukan penyergapan.

Mengetahui ada polisi yang datang, pelaku sempat berusaha kabur menggunakan sepeda motor miliknya. Namun urung dilakukan, lantaran polisi sudah mengepung pelaku. Sempat menolak digeledah, pelaku akhirnya tak kuasa mengelak. Setelah polisi berhasil menemukan paket narkoba di saku celannya.

Tidak sampai disitu saja, polisi juga memeriksa sepeda motor milik pelaku. Disitu polisi kembali menemukan paket sabu siap edar. “Pelaku kita tangkap sebelum barang (narkoba) miliknya beredar,” terangnya.

Atas dasar temuan tersebut, pelaku bersama barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Loteng. Termasuk sepeda motor yang digunakan pelaku menjalankan bisnis haram tersebut. Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Saat ini pelaku dan semua barang bukti sudah diamankan di Mapolres Loteng. Guna pengembangan kasus tersebut,” tambah Suparte.

Dijelaskannya, polisi sendiri saat ini masih terus mengembangkan kasus tersebut. Untuk mencari tahu jaringan peredaran narkoba. Pasalnya, pelaku diperkirakan bukan pemain baru. Melainkan pemain lama yang diduga bagian dari jaringan peredaran narkoba di daerah ini.(azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close