Kasus Gedung Evakuasi Bencana KLU Agendakan Periksa Ahli ITS

10 April, 2016
81 Views

Kombes-Pol-Prasetijo-Utomo

tribratanewsntb.com Mataram – Masuk bulan Maret 2016,belum ada tanda tanda penyelidikan kasus gedung evakuasi bencana di Kabupaten Lombok Utara (KLU) ada progressnya. Sebabnya, ahli Institute Teknologi Surabaya (ITS) tak kunjung menyerahkan hasil uji laboratorium.

“Belum, sampai sekarang kami belum mendapatkan hasil dari ahli ITS itu,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol. Prasetijo Utomo kemarin (3/3).

Hasil uji lab itu dianggap sangat menentukan perkembangan penyelidikan tim Subdit III Tipikor yang menangani kasus ini. Beberapa kali konfirmasi ke pihak ITS, namun dipastikannya belum mendapat kabar baik untuk hasil uji lab untuk empat komponen yang diuji sebelumnya. Seperti blok tangga, tiang, lantai dan dinding gedung yang anggarannya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum ini. Menurut Prasetijo, karena ahli ITS tak kunjung mengkonfirmasi hasil kerjanya, pihaknya memutuskan memanggil untuk dimintai keterangan.

“Karena hasilnya (Uji Lab) kita belum dapatkan, sehingga kita akan periksa ahli tersebut,” sebut Dir Reskrimsus.

Intinya, kata dia, keterangan ahli tersebut diperlukan karena hasil uji lab hingga Maret 2016 belum juga keluar . “Sehingga kita akan minnta keterangannya untuk mendapatkan hasil uji lab itu,” sebutnya.

Sebenarnya kasus ini sudah bisa diperjelas statusnya, karena menurut Prasetijo Utomo, pihaknya sudah meminta keterangan para pihak di tahap penyelidikan.

Mereka yang sudah dimintai keterangan, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian PU, kontraktor kakap PT. Waskita Karya, juga dari pejabat BNPB yang bertanggungjawab. Ada total 10 orang yang sudah dimintai keterangan. “Hanya tinggal mengetahui apa hasil labnya,” ulasnya.

Setelah periksa ahli yang akan dilakukan dalam waktu dekat, Subdit III Tipikor dipastikannya akan melakukan gelar perkara. Dari gelar perkara itu, akan menjadi dasar penentuan kasus ini akan maju ke penyidikan atau dihentikan karena tidak cukup bukti.

“Intinya kita transparan untuk proses penyelidikan ini,” janjinya. sesuai dengan yang dilaporkan masyarakat. Total yang diperiksa, 10 saksi. (azi)

You may be interested

Indahnya Berbagi, Dit Sabhara Polda NTB Beri Sembako Kepada Warga Kurang Mampu
Binkam
shares1 views
Binkam
shares1 views

Indahnya Berbagi, Dit Sabhara Polda NTB Beri Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

DIT SABHARA - Jan 19, 2018

Mataram - Salah satu perwujudan program Nawa Cita yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi serta dalam rangka mendukung Program Kapolri dimana…

Umum
shares4 views

Menyelamatkan Aset Negara dengan Melepaskan Kembali 9.150 baby lobster ke habitatnya

Polair Polda NTB - Jan 19, 2018

Lembar (Tribratanews) – Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTB bersama Petugas Karantina Ikan Kelas II mataram dan Petugas BPSPL mataram bersama…

Umum
shares5 views

Dit Sabhara Maksimalkan Patroli Sambil Bagikan Empati

DIT SABHARA - Jan 19, 2018

Mataram - Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan suatu kewajiban yang diemban oleh Kepolisian, terlebih pada masa pemilihan kepala…

Leave a Comment

Your email address will not be published.