Kasus Gedung Evakuasi Bencana KLU Agendakan Periksa Ahli ITS

10 April, 2016
79 Views

Kombes-Pol-Prasetijo-Utomo

tribratanewsntb.com Mataram – Masuk bulan Maret 2016,belum ada tanda tanda penyelidikan kasus gedung evakuasi bencana di Kabupaten Lombok Utara (KLU) ada progressnya. Sebabnya, ahli Institute Teknologi Surabaya (ITS) tak kunjung menyerahkan hasil uji laboratorium.

“Belum, sampai sekarang kami belum mendapatkan hasil dari ahli ITS itu,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol. Prasetijo Utomo kemarin (3/3).

Hasil uji lab itu dianggap sangat menentukan perkembangan penyelidikan tim Subdit III Tipikor yang menangani kasus ini. Beberapa kali konfirmasi ke pihak ITS, namun dipastikannya belum mendapat kabar baik untuk hasil uji lab untuk empat komponen yang diuji sebelumnya. Seperti blok tangga, tiang, lantai dan dinding gedung yang anggarannya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum ini. Menurut Prasetijo, karena ahli ITS tak kunjung mengkonfirmasi hasil kerjanya, pihaknya memutuskan memanggil untuk dimintai keterangan.

“Karena hasilnya (Uji Lab) kita belum dapatkan, sehingga kita akan periksa ahli tersebut,” sebut Dir Reskrimsus.

Intinya, kata dia, keterangan ahli tersebut diperlukan karena hasil uji lab hingga Maret 2016 belum juga keluar . “Sehingga kita akan minnta keterangannya untuk mendapatkan hasil uji lab itu,” sebutnya.

Sebenarnya kasus ini sudah bisa diperjelas statusnya, karena menurut Prasetijo Utomo, pihaknya sudah meminta keterangan para pihak di tahap penyelidikan.

Mereka yang sudah dimintai keterangan, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian PU, kontraktor kakap PT. Waskita Karya, juga dari pejabat BNPB yang bertanggungjawab. Ada total 10 orang yang sudah dimintai keterangan. “Hanya tinggal mengetahui apa hasil labnya,” ulasnya.

Setelah periksa ahli yang akan dilakukan dalam waktu dekat, Subdit III Tipikor dipastikannya akan melakukan gelar perkara. Dari gelar perkara itu, akan menjadi dasar penentuan kasus ini akan maju ke penyidikan atau dihentikan karena tidak cukup bukti.

“Intinya kita transparan untuk proses penyelidikan ini,” janjinya. sesuai dengan yang dilaporkan masyarakat. Total yang diperiksa, 10 saksi. (azi)

You may be interested

Aksi Kapolres Loteng Kepada Bocah Penderita Luka Bakar Ini Bikin Terenyuh
Featured
shares3 views
Featured
shares3 views

Aksi Kapolres Loteng Kepada Bocah Penderita Luka Bakar Ini Bikin Terenyuh

Polres Lombok Tengah - Nov 18, 2017

[caption id="attachment_1936" align="alignleft" width="338"] Ahmad menerima hadiah berupa Buku dari Kapolres Loteng (17/11)[/caption] Praya – beginilah nasib Ahmad Ardiawan (6),…

Polisi Terus Gencarkan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba
Umum
shares9 views
Umum
shares9 views

Polisi Terus Gencarkan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba

Polres Dompu - Nov 18, 2017

[caption id="attachment_43195" align="alignnone" width="300"] Kasat Binmas saat melakukan penyuluhan dan sosialisasi terhadap para siswa[/caption] Dompu - Untuk melahirkan generasi muda…

Kapolres Bima Berikan Penghargaan Kepada Anggota Berprestasi
Opini
shares8 views
Opini
shares8 views

Kapolres Bima Berikan Penghargaan Kepada Anggota Berprestasi

Polres Bima Kabupaten - Nov 17, 2017

[caption id="attachment_43182" align="aligncenter" width="300"] Kapolres Bima Berikan Piagam Penghargaan Kepada Perwakilan Anggota Polres Bima di Ajang MTQ[/caption] Panda - Jum'at (17/11)…

Leave a Comment

Your email address will not be published.