Polisi Salah Parkir, Motor Digembosi Provost

provos kepesin ban salah satu motor anggota polisi yang salah parkir
provos kepesin ban salah satu motor anggota polisi yang salah parkir

tribratanewsntb.com, Mataram – Polda NTB tak pandang bulu, termasuk untuk bertindak di kalangan internal untuk pelanggaran kecil sekalipun. Selasa (2/3) pagi kemarin, personel Provost menyisir area parkir. Kendaraan yang ditemukan melanggar area parkir bannya digembosi.

Tim dari Pengamanan Internal (Paminal) Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB awalnya menyisir area parkir paling timur, di gedung Ditreskrimsus. Berlanjut ke Siaga Ops. Di dua area itu, sudah terpasang beberapa plang tanda larangan parkir, namun masih ditemukan sejumlah sepeda motor diparkir pemiliknya.

Kasubdit Paminal Kompol I Wayan Lotra pun memerintahkan anggotanya menggembosi sepeda motor tersebut. bergeser ke areal barat, dekat gedung Ruan Rapat Utama (Rupatama). Di sana juga ditemukan masih ada sepeda motor dan mobil yang parkir sembarangan. Tanpa komando, sejumlah petugas pun menggembosi kendaraan yang tak terlihat pemiliknya.

Saat razia kendaraan salah parkir, ada terlihat tingkah unik sejumlah polisi pemilik kendaraan. Sadar sepeda motornya salah parkir, mereka bergegas mengambil dan tancap gas. Polisi –polisi itu berusaha memindahkan ke tempat yang memang jadi area parkir.

Seorang anggota polisi lainnya berusaha memelas minta sepeda motornya tak digembosi. Di area sama, ada juga sepeda motor dinas PNS tak luput dicolok pentil anginnya oleh petugas.

Sementara Kasubid Paminal Kompol I Wayan Lotra mengakui, operasi itu sifatnya hanya pembinaan internal.

“Kalau ada kita temukan salah tempat parkir, kita gembosi. Langkah tegas ini sejak beberapa hari lalu,” sebutnya.

Meski sifatnya pelanggaran ringan, namun langkah itu diakuinya sebagai peringatan agar anggota polisi, mulai dari brigadir sampai perwira harus disiplin dan patuh pada rambu rambu. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close