Polisi Bantu Anak Penderita Hidrosefalus di Lombok Barat

12 April, 2016
108 Views
kumpul 1000 rupiah

kumpul 1000 rupiah

tribratanewsntb.com Giri Menang – Anggota polres Lombok Barat turun tangan membantu Wira Sabandi (5) asal Desa Telaga Waru Kecamatan Labuapi yang menderita penyakit hidrosefalus. Melalui program gerakan peduli sesama Rp 1000 yang digagas oleh Dir Sabhara Polda NTB mengumpulkan dana untuk membantu balita malang tersebut. Polisi memberikan bahan kebutuhan pokok seperti susu, gula dan beras merah untuk menambah asupan makanan balita tersebut.

Hal ini dikatakan, Kasat Sabhara Polres Lobar, Iptu Dody. K kepada wartawan.Ia bersama sejumlah anggotanya menyerahkan bantuan itu keada balita tersebut pada rabu (2/3) kemarin. “Jangan dilihat nilainya tapi itu bentuk empati dari pihak kami terhadap masyarakat yang kurang mampu,”jelasnya. Ia mengaku melalui gerakan peduli sesama, setiap anggota dimintai uang Rp 1000, tanpa dipaksa. Dana untuk balita itu dikumpulkan selama 4 hari lalu terkumpulkah dananya.

Setelah dana terkumpul, lalu dipakai untuk membelikan bahan kebutuhan seperti susu, beras merah dan gula. Pemberian bantuan ini dilakukan senin lalu, selain balita hidrosefalus tersebut, pihaknya juga memberikan bantuan kepada anak mengalami filio yang juga ada di daerah itu. Menurutnya jumlah dana ini tidak seberapa hanya saja terpenting gerakan peduli sesama ini menjadi perhatian. Ia mengaku, dari gerakan ini, dalam seminggu setiap anggota dimintai keikhlasannya Rp 1000. Penghimpunan dana ini sendiri dilakukan hampir sebulan. Penyaluran sudah dilakukan berkali-kai. Sasaran bantuan ini diberikan keada rakyat miskin yang paling miskin yang membutuhkan.

Menurutunya, dalam seminggu jumlah dana yang terkumpul tidak tentu karena sumbangan ini tidak memaksa. Terkadang, katanya bisa mencapai Rp 700 ribu. Dana ini tidak disimpan, namun setelah dipungut langsung didistribusikan ke penerimanya. Ia menambahkan, gerakan ini ini juga bertujuan melatih anggota untuk berbagi dengan sesama, dan memupuk rasa empati. Sementara itu, Kondisi balita Wira Sabandi (5) asal Desa Telaga Waru Kecamatan Labuapi menderita penyakit hidrosefalus sangat memperihatinkan. Kondisi balita ini diperparah oleh perawatan yang dilakukan seadanya, lantaran orang tua balita ini bercerai. Ia pun ditinggal oleh ibu dan bapaknya, karena sama-sama telah menikah. Balita malang ini dititip di rumah neneknya yang tergolong keluarga tak mampu sehingga tak punya biaya untuk berobat. Menurut Pengakuan nenek Balita, Mahuri menyatakan cucunya mengalami pembesaran kepala sejak berumur 2 bulan. “Awalnya cucu saya panas tinggi, lalu kepalanya lentur tidak keras, seperti berisi cairan makin lama makin besar,”terang ibu empat anak ini.

Balita ini sendiri lahir normal, di pusekesmas Labuapi 5 tahun lalu. Gejala pembesaran kapalanya mulai terlihat pada umur dua bulan, sebelum kepalanya membesar balitanya sempat mengalami panas tinggi. Lalu ibunya membawanya ke pukesmas, tak lama dipuskesmas lalu dirujuk ke rumah sakit provinsi. Di rumah sakit provinsi, cucunya ini memperoleh perawatan intensif selama tujuh hari. Kata dokter rumah sakit jelasnya, cucunya mengalami tumor dibagian kepala sehingga menyebbakan kepalanya membesar. Karena merasa tak ada kepastian penanganan dan tak ada perubahan pada cucunya, saat itu cucunya pun dibawa pulang. “Selama dirawat disana, cucu saya tak mengalami perubahan,”akunya.

Kondisi balita ini makin tak terurus karena ibunya menikah lagi. Balita ini pun dititip di rumahnya. Selama hampir 2 tahun ibunya menikah dan meninggalkannya, ia merawat cucunya sendiri dirumah dengan makanan dan obat seadanya. Ia sendiri mengaku tak punya biaya mebeli obat, sehingga cucunya jarang diobati. Apalagi membeli susu dan makanan untuk cucunya ia tak mampu. Ibu dan bapaknya sesekali saja memberi uang ke anaknya. Bahkan bapaknya hanya 4 kali sebulan datang melihat anaknya. Berbeda dengan ibunya, lebih sering datang dan memberikan uang hanya Rp 5 ribu. (azi)

You may be interested

Tim Patroli Gabungan Brimob dan Dalmas  Amankan Dua Warga dan Senpi Rakitan di Bima
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Tim Patroli Gabungan Brimob dan Dalmas Amankan Dua Warga dan Senpi Rakitan di Bima

Brigade Mobil - Nov 20, 2017

Bima, Tim Patroli Gabungan Brimob Detasemen A Pelopor dan Dalmas Polres Bima Kabupaten  yang dipimpin oleh Aiptu M. Zainal Abidin…

Dit Sabhara Polda NTB Terjunkan Personil Bantu Warga Yang Terkena Bencana di Lombok Timur
Headline
shares4 views
Headline
shares4 views

Dit Sabhara Polda NTB Terjunkan Personil Bantu Warga Yang Terkena Bencana di Lombok Timur

DIT SABHARA - Nov 20, 2017

Mataram – perubahan cuaca berupa hujan lebat disertai angin kencang menyergap beberapa wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, salah satu wilayah…

Polisi Bantu Penanganan Pasca Banjir Bandang di Lombok Timur
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Polisi Bantu Penanganan Pasca Banjir Bandang di Lombok Timur

adminpolda 6 - Nov 20, 2017

[caption id="attachment_43333" align="alignnone" width="627"] satuan brimob bergotong royong membersihkan sisa banjir bandang[/caption] Mataram - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lombok…

Leave a Comment

Your email address will not be published.