Hukuman Pelanggaran  Bagi Penegak Hukum Dua Kali Lipat

angle drone apel operasi simpatik polda ntb

angle drone apel operasi simpatik polda ntb

tribratanewsntb.com – Mataram, Operasi simpatik yang saat ini dilakukan Polda NTB dan jajarannya mulai dari tanggal 1 hingga 21 Maret 2016 mendatang akan mengedepankan teguran secara simpatik kepada measyarakat yang melakukan pelanggaran dengan melakukan pemeriksaan dipenggal-penggal jalan se NTB.

“Dalam Operasi Simpatik, mari kita dukung dengan cegah diri kita menjadi pelanggar” ungkap Irwasda Polda NTB Kombes Pol Drs. I Gde Alit Widana SH. Msi saat apel pagi (2/3) di lapangan Gajah Mada Polda NTB dengan sasaran para anggotanya yang tidak terlibat dalam operasi simoatik tersebut untuk tidak menjadi pelanggar namun menjadi contoh bagi masyarakat.

Jika dilihat dan dikaji lebih dalam ungkap Alit hukuman bagi penagak hukum itu jauh lebih besar dari pada masyarakat yang melakukan pelanggaran itu, pasalnya aparat penegak hukum itu mengetahui  bahwa pelanggaran yang dilakukan jelas melanggar namun masih saja dilakukan.

“Bagi penegak hukum yang melakukan pelanggaran hukumannya itu dua kali lipat” tambahnya.

Banyak orang beranggapan jika pelanggaran yang dilakukan oleh penegak hukum itu kebal hukum dikarenakan tidak mungkin ada jeruk minum jeruk, namun di Kepolisian mempunyai satuan kerja Provost dan Paminal (Bid Propam) yang akan menindak bagi anggota yang melanggar dan menempatkan personil Propam tersebut pada setiap kegiatan-kegiatan seperti dalam Operasi Simpatik Tahun ini. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close