Cegah Perburuan Hiu dan Penyu, Polair Tangkap Kapal Pukat Cincin

12822772_1293114444039016_1337294912_o

Pada hari Senin(29/2) Kapal Patroli Dit Polair Polda NTB dengan nomor lambung XXI-2008 yang memiliki misi untuk mencegah perburuan hiu dan penyu yang dilindungi di wilayah perairan Sumbawa.

Sekitar pukul 08.15 Wita KP XXI-2008 melakukan pengejaran terhadap sebuah kapal motor yang dicurigai melakukan penangkapan ikan tanpa ijin di Selat Batahai yang berada diantara perairan pulau Moyo dan Calabai.

Kepala Satuan Patroli Daerah Direktorat Polair Polda NTB, AKBP Dewa Wijaya mengatakan pengejaran dilakukan karena dicurigai kapal itu melakukan perburuan hiu dan penyu yang memang sedang marak terjadi di wilayah perairan tersebut.

Diketahui kapal yang bernama KMN INKAMINA 258 TANDA SELAR dinahkodai oleh ZP dengan Anak Buah Kapal (ABK) berjumlah 11 orang. Kapal tersebut terlihat menangkap ikan dengan menggunakan jaring pukat cincin.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut memuat 15 bak ikan campuran dengan berat sekiatar 600 Kg, Jaring pore Seine (pukat cincin)” kata Dewa Wijaya.

Dari pengakuan ZP, kapal tersebut milik MH yang beralamat di Pondok Perasi kelelurahan Bintaro kecamatan Ampenan Kota Mataram.

“Setelah kami periksa, ternyata Kapal tersebut tidak memiliki SPB, Dokumen Kapal (Pas Kapal, Surat Kelaiklautan Kapal Ikan), serta tidak memiliki SIPI,”jelas Dewa.

Nahkoda dan pemilik kapal dijerat pasal 93 ayat 1 jo pasal 27 ayat 1 dan/atau pasal 98 jo pasal 42 ayat 2 Undang – undang RI No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang RI No 45 tahun 2009. [hoff]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close