Kapolda : Warga Penatoi Tidak Hilang

kapolda NTB umar septono
kapolda NTB umar septono

tribratanewsntb.com – mataram, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Umar Septono menegaskan tiga warga Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, yang dilaporkan hilang setelah penggerebekan terduga teroris FJ pada Senin (15/2), tidak hilang.

“Bukan hilang, tapi jadi saksi, tim Densus 88/Antiteror Mabes Polri yang menanganinya.Kan ada waktu tujuh hari untuk menentukan apakah dia terlibat atau tidak,” kata Brigjen Pol Umar Septono di Mataram, Rabu (17/2).

Ia membenarkan bahwa ada sejumlah warga yang ikut diamankan tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Mabes Polri setelah penggerebekan FJ di kediaman orang tuanya Darwis.

“Iya ada beberapa yang ikut diamankan, empat atau tiga orang kalau tidak salah,” ujarnya.

Terkait identitasnya, Kapolda NTB tidak mengetahui pasti, namun warga Penatoi yang ikut diamankan tersebut hingga kini masih diamankan di Mako Satbrimob Subden A Bima.

Dalam penggerebekan oleh tim Densus 88/Antiteror Mabes Polri dengan BKO dari Satbrimob Subden A dan Polresta Bima, pada Senin (15/2) pagi, FJ dinyatakan tewas dengan luka tembak di bagian dada.

FJ terpaksa ditembak karena disebut melakukan perlawanan saat hendak diamankan oleh tim Densus 88/Antiteror Mabes Polri dengan menggunakan senjata api jenis revolver yang kini sudah diamankan sebagai alat bukti.

Jenazah FJ hingga kini masih disimpan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, menunggu perintah Mabes Polri apakah akan diserahkan ke pihak keluarga untuk langsung dimakamkan di kampung halamannya atau akan diterbangkan ke Jakarta.(azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close