PARA PELAKU PENGEBOMAN AKAN DIJERAT 6 TAHUN PENJARA

IMG-20160205-WA0001Tiga belas (13) nelayan yang diamankan dalam kegiatan patroli rutin di seputaran Perairan Teluk Saleh -Sumbawa oleh Dit Polair Polda NTB pada Kamis (4/2) lalu , kini 12 orang diantaranya akan ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan 1 orang masih dijadikan saksi (karena masih dibawah umur).

Dir Polair Polda NTB, Kombes Pol Gatot Wahyudi,SH., menerangkan “Dari 13 orang yang kami tangkap Kamis (4/2) kemarin, kami menetapkan 12 orang tersangka dalam kasus ini, masing-masing berinisial M beserta 2 orang ABK, MR beserta 2 orang ABK, H beserta 5 orang ABK dan 1 orang sebagai saksi.”

Kasi Tindak Subdit Gakkum Dit Polair AKP Wahiddudin memberikan keterangan “Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka dan bukti-bukti yang ada, untuk sementara ini para tersangka kami kenakan Pasal 84 ayat (1), Jo Pasal 8 ayat (1), UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.”

Penetapan ke 12 tersangka ini didasarkan pada bukti-bukti yang ditemukan bersama para tersangka pada saat penangkapan berupa bahan peledak beserta detonatornya, 3 buah perahu, kompresor, selang, bondre/serokan, dakor, kaca mata selam dan sepatu katak.

Kepala Satuan Patroli Daerah (Kasatrolda) Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya, SH. MH juga menambahkan “ dari hasil penangkapan yang dilakukan oleh Kapal Patroli XXI – 2007 kemarin menjadi bukti masih banyaknya nelayan kita yang masih menggunakan bahan peledak”

Dewa juga memerintahkan para Komandan Kapal untuk terus tingkatkan patroli sembari menghimbau dan melakukan pendekatan persuasif melalui kegiatan Bimbingan Potensi Masyarakat (Polmas dan Binpotmas) kepada nelayan agar tidak lagi menangkap ikan dengan cara – cara yang salah, yang bisa merusak lingkungan seperti bom dan yang lainnya.

Sampai berita ini diturunkan, kasus masih dalam Penyidikan tim Gakkum Dit Polair Polda NTB.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close