Polres Lotim Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka Saat Unjuk Rasa

28 Januari, 2016
102 Views
Kapolres Lotim AKBP Karsiman saat membesuk korban luka saat unjuk rasa.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman saat membesuk korban luka saat unjuk rasa.

tribratanewsntb.com Selong – Kepolisian Resor Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menyatakan akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap korban yang terluka saat unjuk rasa penolakan pengerukan pasir di perairan Lombok Timur yang rencananya digunakan untuk reklamasi di Teluk Benoa, Bali.

Kapolres Lombok Timur AKBP Karisman kepada media di Mataram, Rabu (27/1), berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan para warga yang menjadi korban dalam unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

“Semua korban luka maupun yang mengalami sesak nafas sudah dilarikan ke rumah sakit, dan langsung kami cek. Untuk itu, sebagai bentuk tanggung jawab kami, seluruh biaya pengobatannya ditanggung,” kata Karisman.

Aksi unjuk rasa seribuan warga yang berasal dari Labuhan Haji, Kruak, dan Jero Waru, mulai terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.30 WITA.

Massa yang jumlahnya mencapai seribuan orang itu, mengawali aksinya di depan Kantor DPRD Lombok Timur. Namun, karena merasa tidak puas atas aspirasinya yang tidak tersampaikan langsung kepada dewan, massa melanjutkan ke depan Kantor Pemkab Lombok Timur.

Saat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Pemkab Lombok Timur, dengan menyasar pimpinan daerah setempat, muncul aksi brutal dari sejumlah warga yang memicu kericuhan di tengah massa aksi tersebut.

“Awalnya mereka tertib melaksanakan unjuk rasa, namun karena ada pelemparan, anggota langsung melakukan penertiban,” ujarnya.

Namun, karena tindakan tersebut tidak juga diindahkan, anggota yang turun mengamankan langsung diperintahan untuk menyemprotkan gas air mata ke tengah massa. “Tujuan awal kami untuk mencerai berai massa, agar tidak berlanjut pada anarkistis,” katanya.

Akibatnya, kata Karisman, ada sejumlah warga yang mengalami sesak nafas, terjatuh, bahkan berakibat pada tabrakan sesama pengunjuk rasa.

“Ada enam orang yang mengalami luka-luka, tapi sekarang sudah mendapat perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Terkait dengan penyampaian orasi, Karisman mengatakan bahwa pihak kepolisian telah berupaya mncarikan solusi, dengan cara melakukan mediasi, antara pengunjuk rasa dengan pihak pemkab.

“Sejumlah perwakilan dari massa, kami persilakan untuk bertemu dengan pejabat pemda, guna menyampaikan aspirasinya secara langsung,” ucapnya.

Untuk hasil mediasi tersebut, Karisman mengaku tidak mengetahui. Ia menegaskan bahwa pihaknya bertugas sesuai dengan garis koordinasi, yakni untuk mengamankan aksi massa agar tidak terjadi bentrokan atau perusakan.

“Yang jelas, setelah terjadi pertemuan dengan pihak pemkab, massa membubarkan diri secara tertib,” kata Karisman. (azi)

You may be interested

Resahkan Warga Dompu, Polisi Gerebek Tiga Tempat Arena Judi Sabung Ayam
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Resahkan Warga Dompu, Polisi Gerebek Tiga Tempat Arena Judi Sabung Ayam

Polres Dompu - Feb 18, 2018

[caption id="attachment_48169" align="alignnone" width="300"] Saat petugas melakukan penggerebekan sabung ayam [/caption] Dompu - Segala sesuatu dilakukan manusia untuk mendapatkan keuntungan,…

Satgas Brimob NTB dalam Pengamanan Deklarasi Kampanye Damai Beintegritas di Mataram NTB
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Satgas Brimob NTB dalam Pengamanan Deklarasi Kampanye Damai Beintegritas di Mataram NTB

Brigade Mobil - Feb 18, 2018

  Satgas Brimob NTB pada Minggu (18/2) bergabung bersama satgas pengamanan lainnya dalam Pam Deklarasi Kampanye Damai Berintegritas yang berlangsung…

Polisi Sukses Amankan Deklarasi Damai Para Paslon Walikota Bima
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Polisi Sukses Amankan Deklarasi Damai Para Paslon Walikota Bima

Polres Bima Kota - Feb 18, 2018

[caption id="attachment_48155" align="alignleft" width="300"] Kapolrs Bima Kota AKBP Ida Bagus Made Winarta,S.I.K memimpin langsung pelaksanaan pengamanan[/caption] Bima Kota - Setelah…

Leave a Comment

Your email address will not be published.