ANTISIPASI ORGANISASI RADIKAL DAN ANTI PANCASILA

28 Januari, 2016
76 Views

Ustad H. Muamar, S.Sos menyampaikan tentang Jihad yang benar dengan mengikuti Assunnah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fungsi Kepolisian yang melekat dalam organisasi Kepolisian  yang  merumuskan kebijakan Kapolda dalam upaya menciptakan dan memelihara Kamtibmas dengan membangun kemitraan yang setara agar terjalin hubungan yang harmonis dan dapat bekerjasama antara Polri, para Tokoh Agama dan tokoh Adat dan ini merupakan antisipasi dalam pemecahan masalah radikal dan anti Pancasila.

Melalui silaturahmi akan mudah untuk dapat informasi dan memecahkan informasi keluarnya masalah organisasi radikal dan anti pancasila kepada masyarakat serta dapat menyimpulkan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menyikapi organisasi radikal dan anti pancasila ditengah-tengah masyarakat.

Pelaksanaan silaturahmi dengan toga, tomas, todat maupun tokoh pemuda di Kecamatan Selaparang guna menyambung silaturahmi antara Polri khususnya Polda NTB dengan masyarakat maupun para tokoh-tokoh guna antisipasi timbulnya tentang paham organisasi radikal dan anti pancasila, agar selalu menjaga kamtibmas di lingkungannya serta menjaga kestabilan di tengah-tengah masyarakat.

Upaya Polri dalam melakukan pendekatan terhadap masyarakat dengan melaksanakan silaturahmi dengan tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun tokoh adat di Kecamatan Selaparang Kodya Mataram dalam rangka antisipasi timbulnya tentang paham organisasi radikal dan anti pancasila untuk mendukung program Quick Wins khususnya kegiatan ini perlu dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.

Kegiatan dilaksanakan di Lesehan Mimi Asri (Bebek Kwali) Selaparang dalam rangka mempererat hubungan antara tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun tokoh adat dengan Polri (khususnya Polda NTB) memalui silaturahmi untuk bersama-sama memahami bahaya tentang paham radikal dan anti Pancasila yang tumbuh di masyarakat, untuk itu para tokoh bersama Polri bergandengan tangan untuk mencegah agar tidak terjadi tumbuh kembangnya paham radikal dan anti Pancasila yang dapat memecah belah daripada kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia oleh karena itu mereka merupakan jembatan Polri dan mitra Polri untuk bersama-sama menjaga keamanan yang kondusif, upaya Polri untuk mengajak para pemuda dan masyarakat di lingkungannya untuk dapat menekan terjadinya kesenjangan di tengah-tengah masyarakat dan untuk dapat membimbing mereka agar selalu berbuat baik dan bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif.

 

You may be interested

HUT RI ke-72, Polres Bima Sambut Indonesia Kerja Bersama
Opini
shares2 views
Opini
shares2 views

HUT RI ke-72, Polres Bima Sambut Indonesia Kerja Bersama

Polres Bima Kabupaten - Agu 17, 2017

[caption id="attachment_37132" align="aligncenter" width="300"] Wakapolres Bima memberikan kenang-kenangan kepada anggota yang telah mencapai masa purna bakti[/caption] Panda – Kamis (17/8)…

Bukan Bom ! Benda Menyerupai Bom Itu Cuma Diniatkan Untuk Menteror
Headline
shares10 views
Headline
shares10 views

Bukan Bom ! Benda Menyerupai Bom Itu Cuma Diniatkan Untuk Menteror

Polres Sumbawa - Agu 17, 2017

Sumbawa Besar - Sehari menjelang HUT RI ke-72 penemuan benda aneh di bawah gerbang kantor pemerintah daerah Kab. Sumbawa Besar…

Amanat Upacara HUT RI Ke-72 Menjadi Semangat Baru Bagi Anggota Polres Bima Kota
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Amanat Upacara HUT RI Ke-72 Menjadi Semangat Baru Bagi Anggota Polres Bima Kota

Polres Bima Kota - Agu 17, 2017

[caption id="attachment_37112" align="alignleft" width="300"] Inspektur Upacara Waka Polres Bima Kota KOMPOL I Made Adisanjaya,S.I.K[/caption] Bima Kota - Upacara peringatan Hari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.