Dicurigai Pencuri Ternak, Rumah Dibakar, Dua Terkepung Massa

20 Januari, 2016
45 Views

Rumah-Pelaku-Terbakar-333x330

SUMBAWA BESAR, (20/01/2016) Dusun Sepakat dan Dusun Sejari Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Senin (18/1) pagi tadi dalam kondisi mencekam. Ratusan massa dari beberapa desa mengepung kediaman beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pencurian ternak. Satu rumah milik terduga berinisial RM alias LI (41) dibakar massa. Massa emosi karena terduga tidak berada di tempat dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Sedangkan dua orang lainnya yang juga dicurigai masih terkepung. Mereka adalah IS alias Iyek (45) dan AM (28) keduanya warga Dusun Sejari. Khawatir terjadinya aksi main hakim sendiri, Polres Sumbawa menerjunkan satu pleton anggota diback-up satu pleton pasukan Brimob ke lokasi. Evakuasi dua terduga yang dipimpin langsung Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK ini berjalan alot mengingat massa semakin menyemut. Setelah dilakukan pendekatan persuasif akhirnya sekitar pukul 12.00 Wita, keduanya berhasil dibawa ke Polres Sumbawa. Massa kemudian membubarkan diri bersamaan dengan turunnya hujan deras disertai angin kencang.

Rumah Pelaku Terbakar 1

Aksi massa ini dilakukan menyusul hilangnya dua ekor sapi milik Mustami Muin warga Dusun Sejari, Senin dinihari sekitar pukul 01.00 Wita. Kasus hilangnya ternaknya telah dilaporkan ke Polsek Plampang yang kemudian turun menyisir lokasi yang dicurigai. Akhirnya sekitar pukul 06.00 Wita, dua ekor sapi ini ditemukan dalam keadaan terikat di belakang KUD Plampang. Beredar isu bahwa pelakunya ada tiga orang dengan identitas yang telah dikantongi. Isu ini terhembus karena ada warga yang mengetahui aksi dan pelaku pencurian ternak tersebut. Selang beberapa jam massa berdatangan terkonsentrasi di KUD Plampang. Massa kemudian terbagi menjadi dua kelompok besar. Satunya mendatangi kediaman RM alias LI di Dusun Sampar Gilar Desa Sepakat Kecamatan Plampang dan melakukan pembakaran, dan satu kelompok lainnya ke Lapangan Dusun Sejari mengepung Yek dan AM.

Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK menyebutkan dua orang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian ternak telah diamankan. Sedangkan satunya lagi tidak diketahui keberadaannya. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendirim, serahkan penanganannya kepada aparat kepolisian. “Jangan kejahatan dibalas dengan kejahatan. Kita negara hukum, jangan main bakar dan menganiaya,” pinta Kapolres.

Terkait aksi pembakaran yang dilakukan warga, orang tua RM sudah membuat laporan polisi. Apapun laporannya akan ditangani karena aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan secara hukum. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

You may be interested

Tingkatkan Kemampuan Operasional, Dit Sabhara Polda NTB Gelar Pelatihan Raimas
Headline
shares3 views
Headline
shares3 views

Tingkatkan Kemampuan Operasional, Dit Sabhara Polda NTB Gelar Pelatihan Raimas

adminpolda 7 - Jul 24, 2017

[caption id="attachment_35704" align="alignnone" width="600"] Personil Subdit Dalmas Dit Sabhara Polda NTB saat melaksanakan pelatihan raimas[/caption] Mataram – Tuntutan tugas dan…

Mobil Putih Tak Bertuan Yang Ditemukan Bhabin Ternyata Hasil Curian Di Lombok Timur
Featured
shares2 views
Featured
shares2 views

Mobil Putih Tak Bertuan Yang Ditemukan Bhabin Ternyata Hasil Curian Di Lombok Timur

Polres Lombok Tengah - Jul 24, 2017

[caption id="attachment_35699" align="alignleft" width="300"] BB yang ditemukan berupa Mobil Mitsubishi Mirage, (23/06)[/caption] ⁠⁠⁠Praya – Sebuah mobil putih merk Mitsubishi Mirage…

Hilang di Lombok Timur, Mobil Haji Saleh Akhirnya Ditemukan Polisi di Praya Barat
Reskrim
shares4 views
Reskrim
shares4 views

Hilang di Lombok Timur, Mobil Haji Saleh Akhirnya Ditemukan Polisi di Praya Barat

adminpolda 2 - Jul 24, 2017

[caption id="attachment_35694" align="alignnone" width="700"] barang bukti mobil yang ditemukan[/caption] Mataram - Setelah sempat dicuri kawanan perampok, akhirnya mobil milik Haji Saleh…

Leave a Comment

Your email address will not be published.