MARAKNYA PENGEBOMAN IKAN DI NTB DIR POLAIR GERAM

14 Januari, 2016
96 Views

arahan dir.2Pengeboman ikan inilah yang membuat Dit Polair Polda NTB mendapatkan Ujian serta Tantangan dari masyarakat dimana sebagian besar wilayah NTB masih melestarikan cara ini untuk menangkap ikan.

Sosilaisasi terus dilakukan namun masyarakat menjawab “inilah cara cepat untuk mendapatkan ikan” Justru hal ini merupakan cara yang paling salah, dimana bukan sekedar merusak lingkungan laut saja akan tetapi membahayakan jiwa para pelaku itu sendiri. Sudah banyak bukti bahwa sebagian besar orang yang sudah melakukan pengeboman mendapatkan cacat fisik secara permanen. Dimana diketahui dari pelaku tindak pidana yang sudah diamankan oleh Dit polair Polda NTB pada tahun yang lalu.

Awal tahun ini Dit Polair Polda NTB akan mengambil strategi baru untuk menjaring pelaku pengeboman ikan, dimana Sebagian besar pelaku pengeboman juga sudah tau gerak gerik anggota yang bertugas dilapangan, sehingga selama ini pelaku masih terus melakukan tindakan pengeboman dengan cara berpura-pura memancing, menjaring dan membuang barangbukti (handak dan sebagainya). Hal ini juga menyulitkan bagi personil yang akan melakukan penangkapan. Ini juga yang menjadi kendala untuk menjerat para pelaku pengeboman.

Kali ini Dir Polair Polda NTB Kombes Pol Gatot Wahyudi, SH menekankan pada saat Pertemuan dengan Para Komandan Kapal Jajaran Polda NTB di Ruang Perwakilan pada (12/1) beliau berpesan untuk terus lakukan Sosialisasi dan Deteksi terus wilayahnya masing-masing serta tingkatkan kegiatan Patroli pada waktu–waktu pelaku sering melakukan Pengeboman dan Koordinasi dengan Instansi serta Masyarakat untuk mencari informasi tentang Pelaku Pengeboman. Hal ini merupakan bentuk tindakan tegas yang akan diterapkan kedepannya.

Dir Polair Polda NTB juga tidak memungkiri adanya keterlibatan Oknum Aparat dan Masyarakat dalam aksi pengeboman, dan apabila dijumpai Oknum Anggota Dit Polair Polda NTB maupun Anggota Kepolisian Lainnya yang membekingi kegiatan ini Pimpinan akan memberikan tindakan tegas kepada Oknum tersebut itulah ungkapan yang terlontar dari arahan Apel pagi Kabag Bin Opsnal AKBP Kurniawaddin, Spi. MM pada saat apel pagi (14/1).

Dir Polair menjelaskan bahwa Pengoboman ikan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan Proses Hukum semata, melainkan dengan adanya kerjasama antara Kepolisian Perairan dan Instansi terkait serta dukungam Masyarakat untuk mau merubah Tradisi dan Pola tangkap Ikan yang Ramah lingkungan dan yang diperbolehkan sesuai dengan Peraturan yang berlaku di Indonesia.

Terakhir beliau berpesan kepada Masyarakat “ Agar bisa bersama-sama mencegah tindakan pengankapan ikan menggunakan Bom dengan cara meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan Biota laut”.

You may be interested

Cegah Keributan Dan Kemacetan, Direktorat Sabhara Polda NTB Turunkan Unit Patroli Amankan Giat Masyarakat Nyongkolan
Umum
shares1 views
Umum
shares1 views

Cegah Keributan Dan Kemacetan, Direktorat Sabhara Polda NTB Turunkan Unit Patroli Amankan Giat Masyarakat Nyongkolan

DIT SABHARA - Okt 21, 2017

Mataram –  tradisi adat sasak  Nyongkolan merupakan sebuah kegiatan adat yang menyertai rangkaian acara dalam prosesi perkawinan pada suku sasak di Lombok Nusa…

Cipta Kondisi Di Kabupaten Dompu, Tim Gabungan Sita Ribuan Liter Minuman Keras
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Cipta Kondisi Di Kabupaten Dompu, Tim Gabungan Sita Ribuan Liter Minuman Keras

Polres Dompu - Okt 21, 2017

[caption id="attachment_41604" align="alignnone" width="300"] Proses penertiban minuman keras di kabupaten dompu[/caption] Dompu - Sebanyak kurang lebih 2.100 (dua ribu seratus)…

Dalmas Polda NTB Amankan Kegiatan Rutin Masyarakat di Hari Libur
Binkam
shares10 views
Binkam
shares10 views

Dalmas Polda NTB Amankan Kegiatan Rutin Masyarakat di Hari Libur

DIT SABHARA - Okt 21, 2017

Mataram - Lombok merupakan salah satu pulau dengan penduduk Muslim terbanyak nomor 3 di Indonesia dan memiliki satu bahkan lebih…

Leave a Comment

Your email address will not be published.