Perampok ‘Pusuk’ Menyerahkan Diri

5 Januari, 2016
62 Views

Perampok-serahkan-diri-620x330SUMBAWA BESAR, (05/01/2016) Satu tersangka perampokan truk pengangkut bibit udang yang terjadi di Pusuk Lombok Utara, akhirnya menyerahkan diri ke Polres Sumbawa. Geri alias Baren warga Kecamatan Empang ini menyerahkan diri setelah sempat buron beberapa hari yang lalu.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tri Prasetiyo, Senin (4/1) mengakui hal itu. Sebelumnya pihaknya bersama Buser Polres Lobar melakukan penggerebekan kediaman tersangka ini namun dalam keadaan kosong. Polisi pun menghimbau melalui kepala desa setempat agar tersangka menyerahkan diri untuk diperlakukan secara patut. Himbauan itu membuahkan hasil, dan tersangka menyerahkan diri. Kini tersangka sudah dilimpahkan ke Polres Lobar untuk diproses lebih lanjut. Mengenai perannya, tersangka Geri sebagai eksekutor sama seperti tersangka lainnya. Selain Geri, polisi juga sudah mengamankan empat orang terduga pelaku lainnya. Mereka ditangkap saat mengendarai truk dengan nopol P 8169 US warna hijau dan P 8129 UF warna merah. Dimana truk tersebut adalah truk yang dikendarai korban. Keempat orang terduga pelaku itu diamankan di Pelabuhan Padang Bai. Sejauh ini tersisa satu orang tersangka lagi yang masih buron.

Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo

Seperti diberitakan, kasus perampokan ini terjadi Senin (28/12) lalu. Korbannya adalah Bambang dan Ripto Guntoro–dua sopir truk asal Banyuwangi, Jawa Timur,. Keduanya menjadi korban perampokan oleh pelaku yang berpura-pura menumpang. Setelah semua barang berharganya diambil termasuk truk, keduanya dibuang ke jurang di Pusuk, Lombok Utara. Beruntung salah seorang korban Ripto Guntoro berhasil selamat. Sedangkan, rekannya Bambang tewas setelah jatuh ke jurang sedalam 20 meter. Kasus ini bermula saat kedua korban berangkat dari Sumbawa menuju Pulau Jawa mengangkut bibit udang. Saat hendak menyeberang dari Sumbawa ke Lombok di Pelabuhan Pototano, ada empat orang yang ingin menumpang. Tanpa curiga kedua korban pun memberi tumpangan. Oleh pelaku, dua truk ini kemudian diarahkan ke perbatasan Lombok Barat-Mataram dan berhenti di sebuah SPBU. Di sana ternyata salah seorang rekan pelaku sudah menunggu. Kedua korban diduga dieksekusi di lokasi tersebut. Setelah itu, keduanya dibawa ke Pusuk dan dibuang ke jurang. Saat dibuang kedua korban diangkut dengan mobil berbeda. Sementara dua truk lainnya dibawa kabur oleh empat orang pelaku. Ripto yang dibuang ke jurang ternyata selamat dan berhasil naik. Kemudian dia meminta pertolongan kepada masyarakat yang melintas. Masyarakat kemudian melaporkan penemuan korban ini ke aparat kepolisian. Selanjutnya Ripto menyampaikan kepada polisi bahwa rekannya Bambang masih ada di bawah jurang. Polisi pun berusaha melakukan evakuasi. Dalam kejadian ini korban Bambang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Mulutnya juga dilakban. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

You may be interested

Binkam
shares2 views

Tim Opsnal Operasi Antik Cokok Pengedar Narkoba

Polres Lotim - Okt 18, 2017

[caption id="attachment_41363" align="alignleft" width="389"] KAPOLRES LOTIM SAAT MENUNJUKAN BARANG BUKTI[/caption] Selong - Perang terhadap para pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan…

Puluhan Rumah Rusak Akibat angin Puting Beliung
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Puluhan Rumah Rusak Akibat angin Puting Beliung

Polres Mataram - Okt 17, 2017

Mataram - Hujan yang disertai angin yang melanda wilayah Kota Mataram dan Sekitarnya pada hari ini Selasa (17/10) mengakibatkan beberapa…

Warga Gunung Sasak di hebohkan dengan Penemuan Mayat di Kebun
Featured
shares7 views
Featured
shares7 views

Warga Gunung Sasak di hebohkan dengan Penemuan Mayat di Kebun

Polres Lobar - Okt 17, 2017

Gunung Sasak Gerung – ditemukan mayat berkelamin laki-laki berusia 70 tahun di Gunung Sasak, Desa Tempos, Kec.Gerung, Kab.Lobar pada hari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.