PELAKU CURANMOR DI GUNUNG TUNAK DI BEKUK

28 Desember, 2015
66 Views
1 Comments

IMG-20151228-WA0003

Praya. Taman Wisata Alam (TWA) gunung Tunak yang terletak di Dusun Takar-akar, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) merupakan lokasi wisata yang cukup menyedot perhatian publik. Tak heran setiap hari libur TWA Tunak dipadati pengunjung baik lokal maupun asing. Hal inilah yang memancing para pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) untuk melaksanakan aksi jahatnya, karena pengunjung lebih banyak menggunakan sepeda motor. Walaupun lokasi TWA gunung tunak ini sudah dijaga ketat termasuk lokasi parkir, selalu ada cara para pelaku kejahatan ini melancarkan aksinya.

Tiga orang personel yang terdiri dari Kanit Intel Polsek Kuta, Kanit VI Sat Intelkam Polres Loteng dan Anggota Buser mendapatkan informasi bahwa pelaku curanmor yang terjadi di TWA gunung Tunak adalah MU alias Uti (17) dan TA dan saat itu pelaku berada di portal pintu masuk TWA Gunung Tunak. Sekitar pukul 22.40 Wita, ketiga orang personel tiba di portal masuk TWA Gunung Tunak dan langsung mengamankan Uti beserta sepeda motornya, sementara TA langsung melarikan diri kearah Timur menuju kawasan hutan dan perbukitan.

Anggota Polres Loteng yang di bantu oleh beberapa orang warga setempat sempat melakukan pengejaran terhadap TA, namun karena kondisi yang gelap dan medan yang sulit menyebabkan tersangka Take berhasil melarikan diri. Berdasarkan keterangan yang didapat dari Uti, ketiga Anggota bersama Uti dan ditemani oleh Anggota BKSDA TWA Gunung Tunak Karyawan Alias Karye masuk ke kawasan TWA Gunung Tunak sekitar pukul 23.00 Wita, utk mencari barang bukti sepeda motor Honda Karisma milik Korban Dewi S. Selanjutnya sekitar Pkl. 23.45 Wita, ditemukan sepeda motor Honda Karisma milik Korban di dalam semak-semak dalam keadaan utuh. Saat ini pelaku Uti sudah di amankan di Polres Loteng sedangkan sepeda motor jenis Honda Beat warna Hijau-Putih (tanpa plat) milik pelaku dan sepeda motor Honda Karisma milik Korban diamankan di Mapolsek Kuta.

You may be interested

Sabhara Perketat Pengamanan Jalur Kedatangan Irwasum Polri
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Sabhara Perketat Pengamanan Jalur Kedatangan Irwasum Polri

DIT SABHARA - Sep 22, 2017

Mataram – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap tamu VIP yaitu tamu dari mabes polri yakni bapak Itwasum mabes…

Meningkatkan Patroli di Daerah Wisata, Menyambut Tahun Baru Islam
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Meningkatkan Patroli di Daerah Wisata, Menyambut Tahun Baru Islam

DIT SABHARA - Sep 21, 2017

Mataram - Tahun Baru Islam ke 1439 Hijriah yang merupakan salah satu hari besar umat Islam jatuh pada hari Kamis…

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam
Binkam
shares5 views
Binkam
shares5 views

Cegah Aksi Kriminalitas, Sabhara Polda NTB Optimalkan Patroli Malam

DIT SABHARA - Sep 21, 2017

Mataram – Rabu (20/09/2017) Pukul 23.00 wita anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 ki 2 melaksanakan apel persiapan dan doa…

One Response

  1. Semua pencuri yg di lombok tengah tidak takut karena hukuman mereka tidak berat.saya bicara debgan salah satu jambret ( pembegal) .dia bilang kalo mereka ngaku memang sudah mencuri,polisi tidak melakukan apa2 and beberapa minggu kemudian,dia di keluarkan.coba kalo mereka mendapatkan hukuman yg berat & tidak di keluarkan sampai 7 sampai 10 tahun bagu hukuman penjambret.mungkin penjambret yg meraja lela di daerah lombok selatan tidak akan sebanyak ini.

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published.