POLRES LOTIM SUKSES MENGAMANKAN ACARA ADAT REBO BONTONG

21 Januari, 2016
115 Views
Polres Lombok Timur melaksanakan PAM Upacara Adat Rebo Bontong di Kec. Pringgabaya Kab. Lombok Timur.

Polres Lombok Timur melaksanakan PAM Upacara Adat Rebo Bontong di Kec. Pringgabaya Kab. Lombok Timur.

Selong – Ribuan masyarakat membanjiri ritual adat Rebo’ Bontong yang bertempat di Pantai Tanjung Menangis Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Rabu (9/12). Ritual adat Rebo’ Bontong ini merupakan salah satu budaya yang diperingati oleh masyarakat secara turun temurun yang peringatannya setiap tahun dilaksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Syafar dalam rangka menyambut tibanya bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Puncak dalam peringatan Rebo Bontong itu dengan dilakukan pelepasan atau pelarungan sesaji berupa kepala kambing atau kerbau berserta hasil bumi dan lainnya ketengah laut.

Ketua Panitia Pelaksanaan tradisi adat Rebo’ Bontong dan Tetulak Tamperan, Judan Putra Baya,SH, memaparkan, tradisi adat Rebo’ Bontong merupakan tradisi tahunan yang digelar oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Pringgabaya. Tradisi adat ini, katanya, bisa menjadi satu khazanah budaya dan kearifan lokal yang dapat disuguhkan kepada masyarakat dan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestic maupun mancanegara. “gawe Rebo’ Bontong ini harus tetap dijaga dan dikemas sedemikian rupa sehingga kedepan memiliki nilai jual yang mampu menarik wisatawan baik lokal dan mancanegara, namun tertariknya para wisatawan ke daerah kita tentu didukung dengan adanya keamanan, oleh karena itu seminggu sebelum kegiatan ini dilaksanakan kita dari pihak panitia sudah bersurat ke Polsek Pringgabaya yang kemudian dilanjutkan ke Polres untuk dilakukan Pengamanan selain itu juga kami dari pihak Panitia menghubungi Satuan Polair untuk ikut serta dalam pengamanan acara tahunan ini karena bagaimanapun juga dia Sat Polair harus bergabung dalam pengamanan kegiatan ini kerjasama selalu kami lakukan setiap tahunya ini kami lakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran serta suksesnya hajatan tahunan ini ”jelasnya.

Bhabinkamtibmas saat mengamankan prosesi upacara adat Rebo Bontong.

Bhabinkamtibmas saat mengamankan prosesi upacara adat Rebo Bontong.

Sebelum sampai pada puncak peringatan Rebo Bontong ini, kata Judan, pihak panitia juga melakukan berbagai macam kegiatan budaya yang menjadi daya tarik wisatawan. Seperti presean, pentas seni, wayang kulit dan sejumlah kegiatan adat lainnya. Semua itu dilakukan sebagai media pembelajaran bagi masyarakat, termasuk kalangan pelajar untuk mengetahui segala macam kekayaan-kekayaan yang ada di Gumi Selaparang khususnya dibidang kebudayaan dan pariwisata.

Sementara, Camat Pringgabaya, Muhammad Anwar,S.Sos mengatakan jika peringatan Rebo Bontong yang diperingati setiap tahunnya juga sebagai salah satu jalan untuk mempromosikan pariwisata Lombok Timur khususnya yang ada di Kecamatan Pringgabaya. Banyaknya wisatawan yang datang berkunjung untuk melihat kekayaan-kekayaan alam serta segala macam adat budaya di Lotim kedepan akan mampu menjadi magnet untuk memancing membludaknya wisatawan yang berdampak pada perekonomian masyarakat. “Jika wisatawan meningkat, maka akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,”jelasnya.

Polres Lombok Timur mengerahkan sejumlah anggota baik dari anggota Polsek, Sat Polair, Sat Sabhara maupun Sat Lantas yang memang sengaja dipersiapkan Polres untuk mengurai kemacetan sepanjang jalan menuju Pantai Tanjung menangis yang merupakan tempat perayaan tradisi Rebo Bontong. Para Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Pringgabaya lainnya melaksanakan pengamanan, warga yang menikmati suasana di Pantai tanjung menangis dan hiburan lainnya. Parkiran juga tidak luput dari pantauan anggota untuk antisipasi curanmor yang mungkin terjadi, Kunjungan warga masyarakat ke pantai Tanjung Menangis cukup padat namun semuanya terpantau oleh pihak kepolisian khususnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lotim, H. Khairil Anwar Mahdi,S.Pd, menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada masyarakat Pringgabaya yang telah berpartisipasi dan berperan dalam mempertahan segala kegiatan adat dan budaya yang ada di Lotim. Mempertahankan segala adat dan budaya itu, katanya, menjadi salah satu keunggulan bagi daerah untuk melakukan pembangunan disektor pariwisata. Oleh karena itu, melalui regulasi dan undang-undang yang ada, pemerintah akan terus menjaga dan melestarikan adat dan budaya yang sudah melekat bagi masyarakat dan dapat dijadikan sebagai magnet dalam menarik wisatawan. Selama kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

You may be interested

Berantas Penyakit Masyarakat, Polsek Asakota Razia Tempat-Tempat Penjualan Minuman Keras
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Berantas Penyakit Masyarakat, Polsek Asakota Razia Tempat-Tempat Penjualan Minuman Keras

Polres Bima Kota - Nov 25, 2017

[caption id="attachment_43598" align="alignleft" width="300"] Kapolsek Asakota IPTU M. Lutfi Hidayat,SH saat menyita minuman keras disalah satu cafe di pantai ule[/caption]…

Tiga Pelaku Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Polisi Di Sape
Headline
shares5 views
Headline
shares5 views

Tiga Pelaku Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Polisi Di Sape

Polres Bima Kota - Nov 24, 2017

[caption id="attachment_43593" align="alignleft" width="300"] Pelaku dan barang bukti yang diamankan petugas[/caption] Bima Kota - Polres Bima Kota benar-benar bekerja keras…

DPO Kasus Curanmor Asal Desa Lanta Dibekuk Polisi
Headline
shares7 views
Headline
shares7 views

DPO Kasus Curanmor Asal Desa Lanta Dibekuk Polisi

Polres Bima Kota - Nov 24, 2017

[caption id="attachment_43589" align="alignleft" width="300"] Pelaku AF saat diamankan oleh petugas di Polres Bima Kota[/caption] Bima Kota - Upaya Kepolisian Resor…

Leave a Comment

Your email address will not be published.