MENAWARKAN JASA DENGAN MENGAKU SEBAGAI POLISI

polisi gadunganBima Kota, mengaku sebagai Polisi, HAIRUL FAJAR, 21 Tahun, warga Desa Nata Kec. Belo Kab. Bima hendak menipu korbannya salah satu warga Kel. Tanjung Kec.Rasanae Barat Kota Bima dengan Modus mengaku sebagai Anggota POLRI ( BRIMOB ) Rabu 11 November 2015 pukul 12.30 wita .  Adapun Kronologis kejadian  berawal pada saat pelaku menemui pemilik Kios di Lingkungan Tanjung Kota, lalu menawarkan jasa akan membantu si pemilik kios untuk menyelesaikan masalah si pemilik kios tersebut dengan pihak kepolisian, kebetulan si pemilik kios sempat bercerita ke pelaku bahwa ada keluarganya yang di tangkap oleh pihak kepolisian, dengan semangat pelaku menawarkan jasa akan membantu membebaskan keluarga si pemilik kios tersebut dengan meminta sejumlah uang Rp.5.000.000,- ( lima juta ) . Lalu pelaku mengaku sebagai anggota Kepolisian. Tak lama karena terus di paksa oleh palaku si pemilik kios curiga terhadap tingkah laku pelaku yang memaksakan agar memberikan sejumlah uang tersebut, lalu si pemilik kios resah dan memanggil keluarganya yang bekerja di Kepolisian, tak lama warga pun berkerumun di kios tersebut, karena curiga terhadap pelaku warga menanyakan kedinasan si pelaku, lalu pelaku mengaku anggota kepolisian yang bertugas di polda NTT, karena curiga warga lalu memukuli pelaku dan akhirnya pelaku mengaku anggota Brimob, akhirnya warga berhenti mengeroyok pelaku, setelah di cari tau kebenarannya ternyata pelaku bukan oknum Anggota Brimob, pelaku di hakimi kembali oleh masa, setelah itu anggota dari Polsek Rasanae Barat kota Bima Tiba di TKP dan mengamankan pelaku guna di proses lebih lanjut. (Humas Polres Bima Kota)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close