Tim Elit Polres Lombok Timur Ringkus 6 Anggota Sindikat Pencurian Motor Antarpulau

6 November, 2015
25 Views

Tim Elit Polres Lombok Timur Ringkus 6 Anggota Sindikat Pencurian Motor Antar pulau

24 Aug 2015 – 15:08

polres lombok timur (3)

Selong – Tim Elit Sabhara bersama Buser  Kepolisian Resort Lombok Timur berhasil menangkap enam anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor antar pulau, Selasa (2015-07-28) lalu. Mereka terdiri atas 1 pelaku pencurian dan lima lainnya penadah.

peristiwa penangkapan tersebut bermula dari laporan Isma’il salah seorang tukang ojek (2015-07-24) sekitar pukul 12.00 WITA, adapun kronologis kejadianya, pada saat tersangka AA menumpangi ojek atas milik Ismail di perempatan Paok Motong. AA minta Ismail untuk mengatarkannya ke Terara. Namun saat sampai di Sikur, AA meminta Ismail berbalik arah ke wilayah Desa Sepit, Kec. Keruak, Kab. Lotim dengan alasan Menemui keluarganya.

“Setelah itu, AA kembali meminta Ismail ke Dsn. Lingkung, Ds. Sepit kec.Keruak Kab. Lombok Timur. Saat itu, AA meminjam motor Ismail dan mengajak anak dari TY, pemilik rumah yang dikunjungi AA. Namun, usai meminjam, AA tak pernah kembali lagi ujar Isma’il.

polres lombok timur (2)
Sehari berselang, AA kembali ke Lotim. kali ini dia kembali meminjam motor milik orang lain dengan jaminan anak TY (anak kecil) yang masih bersamanya. beruntung TY berhasil ditemukan oleh anggota Satuan reserse Polres Lombok Timur yang berkerjasama dengan Bhabinkamtibmas Polsek Janapria (Polres Lombok Tengah).

mengetahui hal tersebut, tim Elit Khusus yang terdiri atas Buser Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Elite Sabhara yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Haris Dinzah SH. S.I.K, Kanit Buser Bripka Gede Juliatno, SH dan Danton Elite Sabhara Bripka Rico Zagari. Tim bergerak cepat dan langsung dapat menangkap AA.

“Tim pun langsung dapat membongkar Jaringan Spesialis Pencurian Sepeda Motor di wilayah Lombok dan Sumbawa. Berdasarkan pengakuan tersangka sebanyak 55 unit sepeda motor hasil pencurian telah diperjualbelikan. Sebanyak 25 unit di Pulau Lombok dan di Pulau Sumbawa sebanyak 30 (tiga puluh) unit,” terang Heri.

polres lombok timur (4)
Selain Aksaradi alias Adi (AA), Heri menyebut pihaknya juga berhasil mengamankan para tersangka lainnya, yaitu Dede Aminudin, Hamzah alias Ham, Zulkarnain alias Neges, Ahmad Susanto alias Max, dan Abdul Wafid alias Wahid.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan adalah, 10 (sepuluh) unit Sepeda Motor; 8 (delapan) Blok Mesin, Beberapa Sperpat Sepeda motor yang diduga hasil dari kejahatan, dan uang tunai Rp 5 juta.

“Para pelaku akan dikenakan Pasal 83 UU. RI. No.35 Tahun 2014 perubahan atas UU. No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan dan atau Pasal 330 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP yang diancam Hukuman 15 tahun Penjara. sementara untuk para penadah dijerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 481 ayat 1 KUHP yang diancam dengan Hukuman 7 (tujuh) tahun Penjara,” opr Briptu Syarif.

You may be interested

Enam Pelajar Pelaku Pembacokan di Rabalaju Ditangkap Polisi
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Enam Pelajar Pelaku Pembacokan di Rabalaju Ditangkap Polisi

Polres Dompu - Apr 24, 2017

[caption id="attachment_28211" align="alignnone" width="300"] Enam Pelaku sat diamankan pihak kepolisian Resor Dompu[/caption] Dompu - Pelaku pembacokan terhadap korban atas nama…

Cuaca Bukan Halangan Bagi Sabhara Demi Keamanan Kamtibmas
Binkam
shares1 views
Binkam
shares1 views

Cuaca Bukan Halangan Bagi Sabhara Demi Keamanan Kamtibmas

DIT SABHARA - Apr 24, 2017

Mataram- Malam ini (23/08) anggota dit sabhara Polda NTB dibawah pimpinan Bripka I Komang Alit Tripina melaksanakan patroli rutin untuk…

Hari yang Berkah untuk Terus Saling Berbagi Kebahagian
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Hari yang Berkah untuk Terus Saling Berbagi Kebahagian

DIT SABHARA - Apr 23, 2017

[caption id="attachment_28187" align="alignnone" width="300"] Danton 3 Kompi 2 Sedang Bercengkrama Dengan Anak-Anak di Desa Sukadana Kec. Pujut Kab. Lombok Tengah[/caption]…

Leave a Comment

Your email address will not be published.