Musim Pilkada, Hati-Hati Tindakan Polisi Dipolitisir

pilkada kapolda ntb“Maksud baik belum tentu diterima baik”, istilah ini dilontarkan oleh Direktur Intelijen Polda NTB Kombes Pol Drs. Bambang Pryo Andogo saat apel pagi tadi (16/9) di lapangan Gajah Mada Polda NTB mengingat kerap kali pada musim pilkada apalagi serentak seperti tahun ini, tindakan-tindakan kepolisian yang bertujuan baik dipolitisir oleh oknum yang berkepentingan sehingga opini yang berkembang menimbulkan kesan bahwa polisi tidak netral.

“Kita sudah jaga netralitas, karena kita salah sedikit dalam bertindak, kita sudah dikatakan tidak netral maupun berpihak.” Kata Bambang Priyo.

Satu penekanan yang dijelaskan olehnya untuk seluruh jajaran Polda NTB agar lebih berhati-hati dalam berindak, berfikir sebelum melangkah, karena hal semacam itu sudah pernah terjadi di beberapa tempat, misalnya tindakan polisi yang bermaksud ingin memperbaiki spanduk paslon yang rubuh kemudian difoto dan hal itu dipolitisir menjadi polisi tidak netral dan berpihak ke salah satu pasangan calon.

“Sekali lagi tolong pikir dulu sebelum melangkah maupun bertindak dan tetap kita harus menjaga netralitas” imbuhnya.

Dengan adanya keputusan KPUD Kota Mataram mengumukan hasil perivikasi final yang menetapkan 2 pasang calon untuk maju pada pilkada serentak, maka lengkap sudah seluruh daerah di NTB melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember mendatang yaitu 6 kabupaten dan 1 kota.

“Mari kita bersama-sama mengawal pilkada serentak yang menjadi tangggung jawab kita dan institusi ini” tutupnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close